Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kemenkeu Perluas Pembiayaan Infrastruktur Perguruan Tinggi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33742.jpg

    BANDUNG -  Kementerian Keuangan memperluas jangkauan pembiayaan pembangunan infrastruktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

    Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen PPR) Kemenkeu Luky Alfirman mengatakan 
    tahun ini giliran UIN Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung mendapat bantuan untuk membanguun gedung laboratorium dan gedung kuliah bersama di kampus 2 Jln. Soekarno-Hatta Bandung.

    "Dua gedung yang dibangun tersebut bantuan dari Dirjen PPR Kemenkeu RI sebesar Rp30 miliar. Untuk gedung Kuliah Bersama seluas 2.500 meter persegi. Gedung tersebut dibangun empat lantai melalui bantuan Kemenkeu dalam bentuk SBSN,"katanya kepada wartawan di Bandung, belum lama ini

    Lucky menyebutkan, bantuan Kemenkeu melalui Ditjen PPR terutama untuk masa depan SDM. Pihaknya juga bekerjasama dengan Bappenas merancang program untuk mencapai tujuan tersebut.

    Menurutnya, kampus harus mencerminkan SDM yang unggul. Selain itu, gedung yang sudah dibangun itu mesti dijaga dan dipelihara dengan baik, karena pada dasarnya bantuan pemerintah (APBN) pada prinsipnya berasl dari rakyat.

    “Ciptakan environmental atau lingkungan yang kondusif. Semoga gedung baru membawa suasana baru, meningkatkan kualitas dan aktivitas makin bermutu,” ungkapnya


    Selain terhadap UIN Bandung, Kemenkeu juga membantu bidang-bidang lainnya melalui bantuan dengan SBSN, antara lain pembangunan jalan, geduung KUA, asrama haji dan PTKIN. 

    Dari total 57 PTKIN, 95 persen atau 54 di antaranya sudah menggunakan pembiayaan SBSN. Dengan cara bergantian setiap tahunnya, total dana yang sudah disalurkan mencapai Rp3,53 triliun.

    "Sudah 55 kampus dibiayai Kemenkeu melalui SBSN,” tandasnya lagi,"ujarnya

    Adapun, Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, MSi, peletakan batu pertama pembangunan dua gedung baru di kampus II UIN SGD Bandung itu melalui bantuan dana SBSN. Melalui bantuan tersebut, kampus UIN SGD Bandung bisa menampung setiap tahunnya sekitar 6000 orang. 

    Ke depan, UIN Bandung ini meniatkan kampusnya kelak akan membuat Tecno University. Artinyakampus berbasis teknologi.

    “Ini menjadi percepatan pembangunan SDM Indonesia. Kalau nambah lagi gedungnya mungkin akan lebih banyak menampung mahasiswanya,” pungkasnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus