Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Uu Ruzhanul Jadi 'Amirul Hajj Jawa Barat'

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33745.jpg

    KOTA BANDUNG -- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menjadi delegasi 'amirul hajj Jawa Barat' dalam penyelenggaraan ibadah haji 1440 Hijriah.

    "Alhamdulillah saya ditugaskan oleh Pak Gubernur untuk menjadi amirul hajj Jabar," katanya dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) dengan tema 'Penyelenggaraan Ibadah Haji 1440 H' di Halaman Belakang Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (18/7/2019).

    "Mohon doa restu kepada seluruh warga Jabar agar saya diberikan kelancaran, kesehatan saat bertugas nanti di Tanah Suci," lanjutnya.

    Menurut Uu, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota, sudah berupaya dalam memberikan pembimbingan, perlindungan, kepastian kuota, pemberangkatan, penyelenggaraan, dan kepulangan calon jamaah haji ke Tanah Air.

    Uu juga mengimbau para jemaah haji untuk terus menjaga kondisi fisik selama mengikuti prosesi ibadah haji. Selain itu, lanjut dia, jemaah juga diminta untuk dapat menjaga pikiran selama di Tanah Suci, supaya khusyuk beribadah.

    "Untuk jemaah dari Jawa Barat untuk menjaga kesehatan. Karena ibadah haji merupakan ibadah Fi'liya atau fisik. Di mulai dari sekarang, terutama jaga pikiran dan berolahraga sehingga bisa melaksanakan (ibadah haji) dengan sempurna," ucapnya.

    Berdasarkan data Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, kloter pertama jemaah merupakan jamaah dari Kabupaten Bogor mulai masuk Asrama Haji Embarkasi Bekasi pada Sabtu (06/7/2019). Kemudian, diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (07/7/2019).

    Jumlah calon haji Jawa Barat tahun ini, secara keseluruhan,  yakni 39.683 orang yang terbagi pada 97 kelompok terbang (kloter). Jumlah tersebut terdiri dari 38.913 jemaah, 285 Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), dan 485 petugas kloter dan kesehatan.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus