Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Produksi Padi Terbesar, Indramayu Waspadai Kekeringan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33991.jpg

    BANDUNG – Indramayu menjadi lumbung padi Jawa Barat bahkan nasional, disisi lain seringkali terkendala oleh pasokan air irigasi saat musim kemarau, seperti saat ini.

    Bupati Indramayu Supendi mengatakan Indramayu menjadi lumbung padi dan ketahanan pangan nasional karena mempertahankan luas lahan pertaniannya.

    “Kami memiliki perda yang memproteksi lahan pertanian, tidak boleh dirubah,” ujarnya belum lama ini.

    Saat ini menurutnya luas lahan pertanian yang dilindungi mencapai 114 ribu hektare dimana seluas 86 ribu hektare tidak boleh berubah fungsi.

    “Meski ada desakan untuk investasi, perumahan dan lainnya, kita proteksi. 86 hektare lahan abadi pertanian berkelanjutan tidak boleh diganggu, tidak boleh berubah fungsi,” tegasnya.

    Namun disisi lain Indramayu menjadi daerah ujung dari irigasi yang ada. Saat ini pasokan air berasal dari Bendungan Rentang dan Jatiluhur, dan kemudian saat ini ditambah dari Jatigede, namun masih kurang, apalagi saat musim kemarau.

    “Rentang memasok 62 ribu hektare, Jatiluhur memasok 38 ribu hektare. Jadi akan repot kalau tidak hujan. Bahkan dandim harus turun kelapangan untuk menjaga air agar tidak terjadi keributan antara petani,” tuturnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus