Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pembangunan Pasar Cihaurgeulis Dilanjut

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_34216.jpg

    BANDUNG- Setelah sempat tertunda, pembangunan Pasar Cihaurgeulis kembali bergulir dan ditargetkan akan selesai dalam waktu 4 bulan kedepan dengan nama baru, yaitu Pasar Geulis.

    Menurut Pelaksana Harian Walikota Bandung, Yana Mulyana, pembangunan Pasar Cihaurgeulis sebenarnya terus berproses, namun sempat tertunda karena harus mengantongi rekomendasi Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) Kota Bandung.

    "Rekomendasi dari TABG Kota Bandung menjadi salah satu syarat pembangunan gedung dengan luas bangunan 5000 meter," kata Yana, saat meninjau Pasar Cihaurgeulis, Selasa (27/08).

    Yana mengatakan, saat ini secara struktur pembangunan Pasar Cihaurgeulis sudah mengantongi rekomendasi arsitektur, sehingga pembangunannya  tinggal melanjutkan saja.

    "Berdasarkan rencana, pasar ini akan terdiri dari 4-5 lantai, lantai dasar untuk pedagang keringan, lantai 1 (pedagang basahan), lantai 2 (pedagang keringan), dan terakhir untuk para pengrajin sentra kaos Suci," ucapnya.

    Yana menyatakan, pasar ini akan terdiri dari 540 ruang dagang, masing-masing 380 ruang akan ditempati untuk para pedagang lama sedangkan sisanya akan ditempati oleh para pengrajin sentra kaos.

    "Intinya kita mengutamakan pedagang lama di Cihaurgeulis dan pengrajin kaos Suci karena diperkirakan, para pengrajin sentra kaos akan tergusur oleh proyek BUTR (Bandung Intra Urban Toll Road). Jadi kita siapkan di sini," imbuhnya.

    Seperti diketahui, proyek BIUTR ini merupakan pembuatan jalan tol dalam Kota Bandung mulai dari Tol Pasteur kemudian menyusuri jalan utama wilayah utara menyusuri Jalan Pasupati ke Jalan PHH Mustopa (Suci), melewati Cicaheum dan sejalur Jalan AH Nasution menuju Ujungberung. (Parno)


    Pasar Cihaurgeulis Dirancang Hemat Energi

    BANDUNG- Pembangunan berbagai gedung dengan konsep "go green" menjadi sebuah kebutuhan di era saat ini, dimana setiap gedung yang dibangun seminimal mungkin menggunakan energi yang bersumber dari energi fosil. 

    Halnya pembangunan Pasar Cihaurgeulis yang rencananya akan menggunakan konsep hemat energi setelah sempat tertunda karena harus mengantongi rekomendasi Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) Kota Bandung.

    Arsitek Perencana Pasar Geulis, Wahyu Edi Suwarno mengungkapkan, pembangunan Pasar Cihaurgeulis dirancang untuk hemat energi, dimana dengan lebar 27 meter dan panjang 50 meter, sinar matahari akan tembus ke dalam pasar sehingga bisa menghemat penggunaan listrik.

    "Kita memang merancangnya agar menjadi pasar rakyat. Meski pasar rakyat tetapi ditata dengan suasana yang lebih menarik," kata Wahyu, saat meninjau Pasar Cihaurgeulis, Selasa (27/08).

    Menurut Wahyu, tidak hanya hemat energi, konsep hijau juga akan hadir di Pasar Cihaurgeulis, khususnya di lantai 1 atau lantai pedagang basahan yang akan ditata dengan konsep hijau.

    "Idealnya dihadirkan tanaman hidroponik. Tetapi dengan anggaran yang ada, kita gunakan dengan yang lebih terjangkau," jelasnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus