Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PLN Resmikan UMKM Bunda Mandiri di Indramayu

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_34228.jpg

    INDRAMAYU - PT PLN (Persero) UIP JBT I melalui Unit Pelaksana Proyek Pembangkit JBT 4 me-launching sebuah toko untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bunda Mandiri yang berada di jalur Pantura, seberang lokasi PLTU Indramayu 1x1000 MW di Kabupaten Indramayu. 

    Prosesi peresmian  toko dilakukan oleh Manager Teknik PLN UPP Kit JBT 4 - Heryana Rinaldi Hidayat didampingi oleh perwakilan Desa Sumuraden - Ali Sodikin, perwakilan manajemen PT PJB UBJOM Indramayu, dan ibu-ibu yang tergabung dalam UMKM Bunda Mandiri, Rabu (28/8).

    Sebelum UMKM Bunda Mandiri diresmikan, Bunda Mandiri merupakan kelompok usaha bersama yang dibentuk secara mandiri pada tahun 2018 bersama beberapa penggiat usaha lainnya di Desa Sumuradem dan Desa Sumuradem Timur, Kabupaten Indramayu. Kelompok ini aktif memproduksi makanan oleh-oleh khas daerah, seperti Kerupuk Seblak. Dilatarbelakangi dengan kondisi ibu-ibu tersebut yang mempunyai keahlian pengolahan makanan serta belum adanya wadah bagi mereka untuk memulai usaha, PLN kemudian menyalurkan bantuan CSR melalui  program Agrobisnis Connection. 

    Heryana Rinaldi Hidayat selaku Manager Teknik PLN UPP Kit JBT 4 menyampaikan bahwa program CSR Agrobisnis Connection merupakan upaya PLN untuk mengkoneksikan para produsen, penjual dan pembeli yang tersebar di sekitar proyek PLTU Indramayu 1x1000 MW ke dalam satu wadah usaha yang diorganisir dengan lebih baik. 

     "Kelompok usaha bersama Bunda Mandiri ini sudah aktif sejak tahun lalu, yang kemudian kami dukung dan ajak untuk berkolaborasi melalui program Agrobisnis Connection sehinggga terbentuklah UMKM bernama Bunda Mandiri. Dengan beberapa bantuan yang telah disalurkan oleh PLN, kami berharap UMKM ini dapat lebih menghidupkan perekonomian masyarakat di sekitar proyek", ujar Heryana melalui siaran persnya, Kamis. 

    Saat ini anggota UMKM Bunda Mandiri memiliki kurang lebih 21 anggota pelaku usaha. Ada berbagai macam produk yang dihasilkan, diantaranya Makaroni Seblak, Kripik Pisang, Kerupuk Mares, Abon Lele, Abon Ayam, Sambal Oncom Kering, Keripik Ubi Balado, Keripik Tempe, Keripik Bayam, Peyek Kacang, Coklat Bom, dll. Berbagai macam produk tersebut sebelumnya hanya dijual di toko-toko milik orang lain maupun pasar terdekat, namun kini sudah dapat dijual di toko milik UMKM Bunda Mandiri yang merupakan bantuan dari PLN.   
    Selain toko, PLN juga telah menyalurkan bantuan CSR secara bertahap untuk UMKM Bunda Mandiri, diantaranya pendampingan untuk pembentukan kelompok, bantuan dana untuk pembuatan izin IPRT, menfasilitasi kegiatan sosialisasi pengolahan makanan yang diisi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, bantuan peralatan produksi, bantuan bahan baku sebagai modal usaha, dan bantuan dana sewa ruko selama 1 tahun. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus