Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Meski Penduduk Muslim Terbanyak, Pasar Modal Syariah di Indonesia Tumbuh Lambat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_34388.jpg

    BANDUNG - Kepala OJK Jawa Barat Tria Gunawan mengatakan Indonesia merupakan negara dengan populasi umat Muslim terbesar di dunia, namun setelah 42 tahun diaktifkannya pasar modal Indonesia, perkembangan pasar modal syariah masih terasa sangat lamban jika dibandingkan dengan pasar modal konvensional.

    "Seperti dapat diketahui produk investasi syariah tidak otomatis dipilih sebagai pilihan utama investasi oleh investor," katanya di Gedung Sate, Selasa (10/9).

    Hal ini juga terjadi pada industri perbankan syariah yang market share-nya hanya sebesar 5,94% jika dibandingkan perbankan syariah dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) syariah yang hanya 4,30% dibandingkan IKNB konvensional.

    "Sehingga berbagai upaya harus dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi syariah termasuk pasar modal syariah," jelasnya.

    Sementara itu, Menko Perekonomian Darmin Nasution dalam sambutan tertulisnya menyebutkan sosialisasi pasar modal syariah goes to office dilaksanakan atas sinergi OJK, BEI, Pemda dan Sekuritas untuk menyasar nasabah pasar modal syariah dari kalangan ASN.

    "Jumlah ASN mencapai 4,2 juta pegawai sehingga menjadi potensi besar untuk sosialisasi pasar modal syariah. Terlebih banyak yang masih berada pada usia produktif," jelasnya.

    Ditegaskan jika ASN kini menjadi sasaran sosialisasi untuk peningkatan inklusi keuangan termasuk pasar modal yang saat ini masih sangat rendah. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus