Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Batan Jadikan PSTNT Obyek Wisata Teknologi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_34490.jpg

    BANDUNG- Pusat Sains dan Teknologi Nulir Terapan (PSTNT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) memberikan apresiasi terhadap keinginan Pemerintah Kota Bandung yang mengharapkan PSTNT BATAN untuk dijadikan obyek wisata teknologi di wilayah Kota Bandung. 

    Kepala Pusat Sains dan Teknologi Nulir Terapan (PSTN), BATAN, Jupiter Sitorus Pane menyatakan, berbagai persiapan terus dilakukan menjelang louncing yang akan dilakukan pada bulan 30 November 2019 mendatang, bersamaan dengan open house  hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan PSTN BATAN.

    "Kita saat ini sedang menyelesaikan ruangan untuk display bagi pengunjung yang tidak boleh melihat reaktor, karena sesuai aturan internasional yang boleh melihat reaktor usia 18 tahun keatas," ucapnya. 

    Jupiter mengatakan, tujuan wisata teknologi nuklir untuk memperkenalkan kepada masyarakat Bandung dan Jawa Barat bahwa Indonesia sudah memulia era teknologi nuklir sejak 1965 di Kota Bandung dan status pengembangannya mulai dari Reaktor Kartini dan Kawasan Nuklir Serpong sebagai persiapan pembangunan PLTN.

    "Bandung harus bangga karena era nuklir diawali d Bandung. Ada beberapa yang bisa dikunjugan oleh wisatawan direaktor yaitu Lab. Produksi Isotop, Lab. Senyawa Bertanda, Teknik Analisis Nuklir, NAA, Lab. Hewan dan Lab. Konversi Reaktor," katanya.

    Menurut Jupiter, reaktor ini merupakan milik pemerintah dan juga milik masyarakat, khususnya masyarakat Bandung dan Jawa Barat, oleh karenanya masyarakat bisa melihat secara langsung reaktor dan hasil-hasil penelitian secara gratis.

    "Bagi masyarakat yang akan berkunjung ke PSTN BATAN silahkan dan tidak akan dipungut biaya atau gratis," kata Jupiter, di Kantor PSTN BATAN, Rabu (18/09). (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus