Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    SBM ITB Targetkan Raih Akreditasi Internasional AACSB

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_34500.jpg

    BANDUNG  (19/9/2019) - Semua program studi Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) sudah mendapatkan akreditasi dari ABEST21 sejak 2012 yang berpusat di Jepang. Saat ini SBM ITB menargetkan untuk mendapatkan akreditasi dari Association to advance  collegiate school of Business (AACSB) International yang pusatnya di Amerika Serikat, upaya ini sebagai langkah untuk meraih Triple Crown akreditasi internasional (AACSB, Equis, AMBA).

    "Nantinya, setelah kami meraih akreditasi AACSB, dengan stampel ini, diharapkan SBM lebih mudah bekerjasama secara  internasional dengan berbagai universitas di dunia”.  Benefit untuk mahasiswa dengan akreditasi ini, apabila akan melanjutkan sekolah di luar negeri akan mendapatkan akses penerimaan lebih luas, sedangkan untuk industri, hal ini menunjukan perguruan tinggi dengan kualitas yang tinggi,"jelas Dekan SBM ITB, Prof. Dr. Sudarso Kaderi Wiryono, DEA ketika ditemui media di kampus SBM ITB, jl Ganesha, Kota Bandung, Kamis (19/9/2019)

    Selain akreditasi internasional, SBM ITB juga mempunyai tiga value atau nilai yang diterapkan dalam rangka mempertahankan kualitas. 

    "Ketiga nilai tersebut adalah engagement, innovation dan impact.  Engagement berupa keterlibatan sivitas akademika SBM ITB dengan kegiatan akademik, maupun professional. Innovation, baik dalam akademik maupun kegiatan professional. Ketiga adalah impact atau berusaha terus untuk memberikan dampak yang positif untuk masyarakat, industri dan pemerintah baik nasional maupun internasional,"ungkap Sudarso

    Sebelumnya, SBM ITB mendapatkan berbagai pengakuan dari lembaga nasional maupun global,  seperti BAN PT untuk semua prodi terakreditasi A (unggul), menerapkan ISO 9001/ 2015 untuk manajemen mutu, menerapkan prinsip keberlanjutan perguruan tinggi untuk SDGs (sustainable development goals) dan tanggung jawab terhadap manajemen pendidikan (PRME).  

    Selain itu, meraih berbagai prestasi nasional serta internasional lainnya. SBM ITB sebagai satu-satunya sekolah bisnis di Indonesia yg masuk TOP 500 sebagai World Class Business School versi Times Higher Education (THE) 2019 pada subyek Management & Economics.  Sedangkan QS, sebagai salah satu lembaga pemeringkat perguruan tinggi bereputasi, menempatkan SBM ITB di posisi TOP 251-300 berdasarkan data yg dikeluarkan tahun 2019, sekaligus peringkat pertama dalam subyek Manajemen dan Bisnis di Indonesia.

    Prestasi Mahasiswa SBM ITB  & Dosen 

    Sepanjang 2018 sampai saat ini, mahasiswa SBM ITB telah meraih berbagai penghargaan pada business competition, lomba karya ilmiah, kompetisi tingkat nasional dan internasional, yang diselenggarakan oleh lembaga yang kredibel.  Perusahaan level nasional dan internasional seperti L’Oreal, Bank Indonesia, Unilever, PLN, Delloitte, Danone, BRI, Bekraf, HSBC, Nestle dan sebagainya. 
    Tidak kalah dengan mahasiswa, sejumlah dosen juga telah meraih berbagai penghargaan sebagai dosen berprestasi kategori Sains Teknologi pada Bidang Sosial Humaniora tahun 2018, Best Industry Marketing Champion di sektor pendidikan dari MarkPlus, Inc., Dipercaya sebagai visiting lecture diberbagai Universitas di dunia. Universitas of Washington Amerika Serikat, Alpen Adria University-Austria dan sebagai

    "SBM ITB saat ini berada di tiga kampus, Bandung, Jakarta dan Jatinangor. Dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 96 orang, total jumlah mahasiswa saat ini lebih dari 3,300 ribu. Kami juga memiliki kontribusi intelektual yaitu temuan baru dalam pengembangan keilmuan bisnis dan manajemen lebih dari 1.600”

    “Meskipun SBM ITB baru berdiri pada tahun 2013, namun SBM telah berkontribusi dan memberikan dampak untuk menciptakan SDM unggul menuju Indonesia maju ”ungkap Sudarso (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus