Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ratusan Siswa SD Tulis Harapan Bagi Bangsa Gunakan Aksara Sunda

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_34632.jpg

    BANDUNG- Sebanyak 290 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 139 Sukarasa Jalan Gegerkalong Hilir, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari menggelar do'a bersama dan gagasan serta harapannya bagi Indonesia.

    Uniknya, para siswa kelas 4 hingga 6 ini, dalam mencurahkan gagasan dan harapan serta do'a bagi Indonesia, mereka ditulis dengan menggunakan aksara Sunda, sementara siswa dari kelas 1 membuat berbagai macam hiasan berbentuk bidang datar dan buah-buahan, sedangkan siswa kelas 2 dan 3 membuat nama masing-masing dalam aksara Sunda. 

    Usai menulis gagasan, doa dan harapan bagi Indonesia, tulisan yang dibubuhkan dalam kertas lipat tersebut disusun kembali dalam sebuah kain putih membentuk aksara Sunda yang bermakna Indonesia.

    Menurut Fauzan, salah seorang guru SDN 139 Sukarasa, acara ini sengaja dikemas untuk memanfaatkan jeda kegiatan belajar mengajar setelah Ujian Tengah Semester (UTS) semester ganjil dan kegiatan penulisan gagasan, doa dan harapan bagi Indonesia ini menjadi upaya sekolah untuk menumbuhkan fondasi kehidupan berbangsa kepada para siswa, sekaligus melestarikan kebudayaan sunda.

    “Kita berusaha untuk menggugah dan menumbuhkan nasionalisme kepada anak-anak sejak masih di sekolah dasar juga ingin melestarikan kebudayaan,” jelas Fauzan, di SD Negeri, Kamis (26/09).

    Fauzan menyatakan, kegiatan ini juga membuat siswa lebih banyak beraktivitas, sehingga meminimalisir penggunaan gawai, sehingga anak tidak hanya melihat game dan informasi yang belum semestinya. 

    "Ini agar literasi anak kuat, ini menjadi penting karena kalau bukan kita yang mengajarkan, siapa lagi. Sedangkan tantangannya menggugah semangat literasi di kalangan anak-anak ini semakin sulit seiring berkembangnya zaman,” katanya.

    Sementara itu, Salah seorang siswi kelas 6, Aura Khaira Surga menuliskan optimismenya bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang mandiri dan tetap menjadi negeri yang damai.

    “Aku berharap Indonesia bisa lebih maju dari negara lainnya, lebih canggih teknologinya dan tidak bergantung dengan negara lain serta tidak ada lagi perpecahan. Indonesia jadi aman dan tentram,” tulis Aura, dalam aksara Sunda.

    Sedangkan Ayuk Dira, siswi kelas 6 lainnya mengungkapkan harapannya agar tidak ada lagi kekerasan dalam proses demokrasi yang sampai menelan korban.

    “Saya berharap tidak ada lagi demo yang memakan korban jiwa. Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju, teknologi karya anak bangsa digunakan tanpa barang impor,” ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus