Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kasus HIV di Indonesia Terus Meningkat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/aid-images.jpg

    PADALARANG- Sejak tahun 2005 hingga September 2011, kasus HIV di Indonesia terus mengalami peningkatan dibanding AIDS yang relatif stabil. Demikian dikemukakan Menkes yang diwakili Wakil Menkes RI Prof. Dr. Ali Gufron, saat memberikan pengantar pada International Symposium on Getting to Zero New HIV Infections, Zero Discrimination, Zero AIDS-Related Deaths in ASEAN, di Hotel Mason Pine Kota Baru Parahyangan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (21/11).

    Menurut Menkes, peningkatan ini sebagai dampak dari kemudahan orang untuk mengakses layanan HIV-AIDS, sehingga mereka bisa mendapatkan diagnosis lebih dini untuk status HIV mereka.

    “Simposium Internasional ini sangat relevan dengan situasi HIV/ AIDS saat ini di ASEAN yang cenderung meningkat,” ucapnya.
    Menkes menyatakan, Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas sehingga situasi geografis seperti ini menjadi tantangan utama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang adil bagi semua penduduk Indonesia, termasuk untuk menyediakan layanan HIV / AIDS.

    “Indonesia merupakan salah satu dari negara Asia yang menjadi pendorong epidemi HIV/AIDS di Asia Tenggara, ini dikarena banyaknya seks bebas dengan berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan pengaman (kondom) dan penggunaan jarum suntik narkoba,” tuturnya.

    Menkes memaparkan, secara kumulatif kasus AIDS ditemukan lebih banyak pada laki-laki (64,9%) dibanding perempuan.  Sementara pada kelompok umur, kasus AIDS paling banyak ditemukan  pada rentang usia 20 – 29 tahun (45,5%).

    “Kondisi ini menunjukkan bahwa mereka mendapat infeksi HIV pada usia muda. Sementara angka kematian akibat AIDS mengalami penurunan sejak tahun 1987 (40%) sampai tahun 2011 (2,7%),” katanya.

    Menkes menyatakan, meski telah banyak program dilakukan untuk mengendalikan HIV/AIDS, namun hasilnya belum optimal, akibat dari masih terbatasnya pengetahuan masyarakat umum tentang HIV/AIDS;  masih rendahnya kesadaran penggunaan kondom dalam hubungan seks berisiko tinggi, mesih terjadi stigmatisasi dan diskriminasi.

    “Rendahnya cakupan prevening mother to child transmission (PMTCT); masih sulitnya menjangkau pelaksanaan penanggulangan HIV/ program IMS di penjara, daerah perbatasan dan terpencil; serta rendahnya partisipasi masyarakat, lembaga keagamaan, organisasi sosial, dan orang yang terkena HIV sebagai pemicu masih tingginya kasus HIV di Indonesia,” ucap Menkes. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus