Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Peringati HUT TNI Ke-74, Pindad Hadirkan Kendaraan Tempur dan Taktis

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_34714.jpg

    BANDUNG, - Kendaraan Tempur (Ranpur) dan Kendaraan Taktis (Rantis) buatan PT Pindad (Persero) ikut serta meramaikan parade alutsista pada puncak peringatan HUT TNI ke-74  di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (5/10/2019)

    Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memimpin upacara HUT TNI ke-74 yang dihadiri oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, serta Direktur Utama, Abraham Mose, jajaran Direksi dan jajaran Komisaris Pindad.

    Direktur Utama, Abraham Mose mengatakan Ranpur dan Rantis produksi Pindad yang mengikuti rangkaian parade alutsista terdiri dari 69 unit Anoa 6x6 tipe APC, 2 unit Komodo 4x4 tipe Pendobrak, 3 Unit Komodo 4x4 tipe Missile Launcher, 1 unit Medium Tank Harimau, 1 unit Badak 6x6 dan 2 unit Panser 8x8.

    Anoa 6x6 tipe APC (Armored Personnel Vehicle) adalah generasi pertama kendaraan tempur dari Pindad yang memiliki keunggulan dalam mobilitas, proteksi serta daya angkut. Anoa tipe APC memiliki kapasitas total 12 orang personel, dilengkapi dengan sistem komunikasi dan transmisi kemudi otomatis. 

    "Anoa mampu mencapai kecepatan maksimum 80 km/h di jalan raya dengan daya jelajah 600 kilometer. Lebih dari 360 unit Anoa telah digunakan oleh TNI serta ikut aktif beroperasi dalam berbagai misi perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL), Sudan (UNAMID), Afrika Tengah (MINUSCA), Kongo (MONUSCO),"jelas Abraham Mose dalam keterangan resminya

    Sedangkan, Komodo 4x4, kendaraan taktis beroda 4 hadir dengan kemampuan untuk beroperasi di segala medan dan kondisi. Didukung oleh berbagai varian yaitu APC, Missile Launcher, Pendobrak (Battering Ram), serta Intai, kendaraan ini mampu melaju sampai dengan 80 km/h berkat mesin diesel Turbo Charger Intercooler dengan daya jangkau sampai dengan 450 kilometer. 

    "Lebih dari 60 unit Komodo telah memperkuat armada TNI serta dioperasikan oleh PBB dalam berbagai misi Penjaga Perdamaian. Tipe Pendobrak telah digunakan oleh Kopassus,"ungkapnya

    Medium Tank Harimau hadir sebagai produk inovatif kendaraan tempur terbaru buatan Pindad yang didukung oleh Kementerian Pertahanan RI sesuai kebutuhan.

    Dia menyebutkan, TNI AD sudah membeli Medium tank Harimau sebanyak 18 unit pada tahun ini dan akan bertambah pada renstra berikutnya. Dilengkapi dengan senjata utama turret kaliber 105 mm serta senapan mesin kaliber 7,62 mm untuk daya gempur maksimum, Harimau mampu beroperasi untuk berbagai macam kondisi operasi, khususnya tempat tropis dan medan ekstrem karena memiliki bobot yang lebih ringan dari Main Battle Tank. 

    "Ranpur ini dilengkapi dengan proteksi STANAG 4569 sampai level 5, sistem pertahanan anti-balistik dan anti-ranjau, Harimau diproyeksikan untuk memperkuat armada utama militer,"tegasnya

    Selain itu, Badak 6x6 adalah salah satu varian dari Ranpur 6x6 buatan Pindad yang dibuat berdasarkan kebutuhan TNI, khususnya satuan kavaleri. Kendaraan ini dilengkapi dengan senjata utama turret kaliber 90 mm, senapan mesin kaliber 7,62 mm serta dioperasikan oleh 3 orang kru. Dibekali dengan proteksi STANAG 4569 level 3 sistem pertahanan anti-balistik, Badak hadir memperkuat lini serang kavaleri.

    Selanjutnya, kata Abrahan, Panser 8x8 merupakan varian kendaraan tempur yang diproyeksikan untuk memperkuat infanteri. Dengan bobot tempur 22 ton, panser ini mampu mengangkut 10 personel dan dioperasikan oleh 3 kru. Panser ini memiliki kemampuan amfibi untuk menghadapi medan ralasuntai (rawa, laut, sungai dan pantai),
    diperkuat oleh kanon 30mm serta mengusung Battlefield Management System (BMS) terintegrasi penuh yang mendukung situasi tempur modern.

    "Panser ini diproyeksikan untuk mampu bertempur melawan kendaraan tempur lawan lainnya baik jenis panser atau tank,"pungkasnya

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus