Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kasus Kejiawaan Di Jabar Tinggi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_34805.jpg

    BANDUNG- Kasus Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) dan Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ) di Jawa Barat seperti fenomena gunung es. Demikian dikemukakan Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa  Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Arief Sutedjo.

    "Kita menemukannya sedikit tapi dibawahnya itu ternyata banyak sekali, jadi kalo kita lihat di Jabar sendiri untuk yang frevalensi sebenarnya 0,14% dikali dengan jumlah penduduk Jawa Barat 49 juta, itu sekitar total ada sekitar 69 ribu," ucapnya.

    Menurut Arief, jumlah kasus yang terdata tersebut keberadaan mereka tersebar dan hanya sekitar 10 persen saja yang mendapatkan pelayanan sosial maupun pelayanan kesehatan dari pusat pelayanan kesehatan yang ada di Jawa Barat.

    "Di Puskesmas untuk data-data aea sekitar 15 ribu, jadi banyak yang belum terangkup karena memang, kalau gangguan jiwa kebanyakan tidak ingin di ekspos, ada stigmanisasi," kata Arief, dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri), di Gedung Sate, Jumat (11/10).

    Arief mengakui bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat masih sedikit menemukan kasus ODGJ di masyarakat dengan berbagai alasan, salah satunya rasa malu dari keluarga jika diketahui oleh orang lain jika ada keluarganya yang mengalami kasus kejiwaan.

    "Jdi memang saat ini kita menemukannya hanya sedikit, tapi In Shaa Allah dari tahun ke tahun kita sudah mendapatkannya dan lebih kearah prevensinya atau pencegahannya," ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus