Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Menpar Arief Sebut SBM ITB Terapkan Kurikulum Standar Internasional

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_34878.jpg

    BANDUNG,- Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief  Yahya mengatakan Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) merupakan perguruan tinggi terbaik. Terutama pendidikan enterperneurship. Hal itulah yang menjadi salah satu alasan dirinya untuk menyekolahkan ketiga anaknya  di kampus yang terletak di jalan Ganesha Kota Bandung tersebut.

     "Menurut saya untuk sekolah manajemen, SBM ITB yang terbaik,"kata Menpar saat menghadiri kegiatan malam syukuran Wisuda SBM ITB bertajuk Graduations Night di Hotel Continental, Kota Bandung, Kamis (17/10/2019) malam. 

    Arief juga menilai bahwa kurikulum SBM ITB sudah nenerapkan standar global sehingga mampu menjawab tantangan di masa yang akan datang. 

    "Kalau menurut pengalaman saya SBM ITB sudah menerapkan standar global,"ujarnya

    Pada kesempatan yang sama Menpar juga didaulat untuk berbagi pengalaman pada acara Graduations Night SBM ITB guna memberikan inspirasi bagi kalangan anak muda, lulusan atau wisudawan/ wisudawati. 

    Dia menyebutkan lebih dari 50 persen lulusan SBM ITB itu memilih berkarir menjadi enterpreneur. 

    "Kalau zaman saya dulu kan, sudah lulus mau jadi pegawai negeri atau BUMN. Kalau anak SBM ITB enggak, lebih ke enterpreneurshipnya yang kuat,"tambahnya

    Bahkan dirinya mengaku sempat meminta Sekolah Tinggi Pariwisata (NHI) Bandung dibawah naungan Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar) untuk menjalin kerja sama dengan SBM ITB. 

    Kerjasama kedua institusi pendidikan tersebut meliputi  kurikukum kewirausahaan dan menciptakan inkubasi bisnis.

    "Untuk kurikulum kewirausahaan SBM ITB sudah menjalin kerjasama dengan STP NHI Bandung. Sedangkan untuk inkubasi bisnis akan kita jajaki bersama,"paparnya

    Dia berpesan bagi lulusan SBM ITB untuk menumbuhkan jiwa enterpreneurship karena selama ini dinilai kurang maksimal. Selanjutnya, harus mampu menentukan sektor unggulan untuk meningkatkan perekonomian tanah air.

    "Itu yang sering ditanyakan oleh pak Presiden untuk meningkatkan perekonomian bangsa,"tandasnya (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus