Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ekspor Jawa Barat Melambat, tapi perdangan Masih Surplus

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35021.jpg

    BANDUNG - Badan Pusat Statistik mencatat sepanjang September, neraca perdagangan Jawa Barat masih mengalami surplus.

    Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menginformasikan surplus perdagangandari sisi nilai mencapai sebesar 1,65 miliar dolar AS. Surplus ditunjang oleh surplus komoditi Non Migas sebesar 1,73miliar sedangkan komoditi Migas defisit sebesar 74,25 juta dolar AS.

    "Dari sisi volume perdagangan luar negeri, pada bulan September 2019 terjadi surplus sebesar 335,54 ribu ton, yang disumbang oleh komoditi Non Migas surplus sebesar 456,41 ribu ton sedangkan volume komoditi Migas defisit sebesar 120,87 ribu ton," kata Kepala BPS Jawa Barat Dody Herlando.

    Ekspor Jawa Barat September 2019 mencapai 2,53 miliar dolar AS, turun 7,04 persen dibanding Agustus 2019. Dimana ekspor Non Migas September 2019 mencapai 2,51 miliar, turun 6,44 persen dibanding bulan lalu. Begitu juga dengan ekspor Migas turun 55,69 persen dari 33,49 juta dolar AS menjadi 14,84 juta dolar AS. Secara year-on-year ekspor Non Migas turun 0,22 persen, total ekspor juga turun sebesar 0,88 persen.

    Pangsa pasar ekspor Non Migas Jawa Barat September 2019 didominasi Amerika Serikat senilai 451,35 juta dolar AS, Filipina senilai 282,57 juta dolar AS dan Jepang senilai 244,96 juta dolar AS. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus