Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Sukabumi; Penanganan Kependudukan, Persiapan Menghadapi Kompetisi Internasional

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35109.jpg

    DPPKB Kabupaten Sukabumi selenggarakan Jumpa Bakti Gembira( JUMBARA ) Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tingkat SMP & SMA Di Hotel Augusta Cikukulu Kec. Cicantayan, Sabtu (26/10)

    Kegiatan yang mengusung tema "melalui Jumbara Sekolah Siaga Kependudukan(SSK) kita tingkatkan wawasan pengetahuan sikap dan keterampilan peserta didik pada program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Kabupaten Sukabumi" tersebut dibuka Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami.

    Menurut, Kabid pengendalian Kependudukan Data dan Informasi, Hj. Tia Patimah, Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan arahan dan pedoman bagi pengelola pendidikan dalam memberikan wawasan serta menumbuhkan sikap dan pengetahuan kependudukan, keluarga berencana serta pembangunan keluarga bagi para siswa di sekolah.

    "acara tersebut dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 26 – 27 Oktober dan diikuti oleh peserta yang terdiri dari siswi SMP 64 orang, siswa SMA 64 orang, Guru Pendamping 64 orang dengan total 192 orang". Terangnya

    Di tempat yang sama Bupati Sukabumi menjelaskan tentang persoalan bangsa terkait penanganan kependudukan yang apabila tidak terkontrol dapat menjadikan indonesia semakin sulit bersaing di dunia internasional.

    "Jumlah penduduk dengan kondisi data statistik 256 jt jiwa, dimana pemerintah begitu konsen melihat kelembagaan kependudukan ini menjadi lembaga yang harus jadi perhatian, ini akan menjadikan lonjakan yang sangat fantastik sehingga di prediksikan di tahun Indonesia emas nanti jumlah penduduk indonesia kurang lebih di angka 500 juta jiwa yang hampir mendekati fotensi 3 besar di dunia".

    Dengan melihat struktur demografi Indonesia saat ini, data statistik menunjukan bahwa struktur umur penduduk Indonesia terbesar berada pada kelompok usia produktif.

    "tentunya pemerintah melalui BKKBN berupaya untuk melakukan pendekatan dengan kelompok usia produktif (15-64) tahun, dengan program program seperti PIK Remaja, Genre, dan lain sebagainya inilah tantangan yang harus mampu di jawab oleh BKKBN sebagai pengelola kependudukan".

    Bupati menambahkan salah satu program yang di harapkan dapat memupuk kesadaran generasi muda khususnya para pelajar adalah melalui program sekolah siaga kependudukan (SSK).

    " mudah-mudahan program ini dapat meningkatkan kualitas peserta didik khususnya pada bidang kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta siap menghadapi tantangan di masa yang akan datang". Pungkasnya

    Hadir Kepala Dinas Kantor Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana Kab. Sukabumi, ketua MGMP, Kabag kesmas setda kab. Sukabumi, dan tamu undangan lainnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus