Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bandung Kekurangan Guru PNS

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35236.jpg

    BANDUNG- Kota Bandung dipastikan akan mengalami kekurangan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), pasalnya sebanyak 1.000 guru PNS pada tahun 2020 mendatangakan masuk masa pensiun sementara pengangkatan guru baru, masih terbatas.

    Walikota Bandung, Oded M. Danial mengatakan, Pemkot Bandung tidak bisa mengganti seluruh PNS guru yang masuk masa pensiun karena masalah penerimaan CPNS seluruhnya merupakan kebijakan pemerintah pusat.

    "Urusan masuk atau CPNS-nya ada di pusat. Tahun ini kita hanya memperoleh 602 lowongan CPNS," kata Walikota, usai menghadiri acara Seminar Nasional Pendidikan tahun 2019 di Gedung Harapan Kasih, Kota Bandung, Sabtu (16/11).

    Menurut Walikota, untuk mengatasi pernasalahan tersebut perlunya inovasi dan guru non PNS masih dibutuhkan sehingga proses belajar mengajar tidak terganggu akibat terus berkurangnya guru PNS.

    "Kebijakan adanya di pemerintah pusat. Kami dibatasi dan dijatah oleh pusat, yang sebetulnya kami sudah mengusulkan sehingga guru non PNS masih dibutuhkan," ucapnya.

    Walikota menyatakan, dengan diperbantukannya guru non PNS untuk memenuhi kekurangan guru PNS, maka Pemkot Bandung memiliki konsekuensi kepada mereka salah satunya dengan memberikan kesejahteraan yang lebih maksimal.

    "Guru non PNS masih dibutuhkan. Di Bandung alhamdulillah, kami berikan kesejahteraan kepada guru non PNS ini. Itu artinya kami sangat perhatian," ujarnya.

    Sementara itu, Ketua PGRI Kota Bandung, Maman Sulaeman mengatakan, saat ini Kota Bandung sangat membutuhkan guru non PNS di sekolah-sekolah sebagai akibat dari terus berkurangnya guru PNS.

    "Kita masih butuh guru non PNS. Itu sangat membantu dan sebagai perhatian, kita berikan kesejahteraan yang menunjang bagi guru-guru non PNS," katanya.. 

    Namun menurut Maman, apa pun statusnya, seorang guru harus profesional salah satunya harus terus menambah kapasitas kemampuannya lewat seminar dan lokakarya.

    "Kita lakukan hal itu agar guru memiliki kompetensi yang unggul. Sehingga dalam aktivitas sebagai guru bisa dilakukan secara profesional," tegasnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus