Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DPRD Jabar Khawatir Terjadi Peningkatan Jumlah Pengangguran

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35246.jpg

    BANDUNG  - Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya mengkhawatirkan bakal terjadi kenaikan jumlah pengangguran akibat maraknya penutupan dan pindahnya pabrik ke provinsi lain. 

    "Dari data terakhir yang saya tahu, tercatat ada 140 pabrik pindah dari Jawa Barat. Maraknya penutupan dan berpindahnya pabrik ke provinsi lain,  Gubernur jangan lamban dalam memutuskan kebijakan pengupahan yang responsif terhadap perkembangan dan kegentingan yang terjadi di masyarakat,” ujarnya Senin (18/11).

    Menurutnya, diperlukan kebijakan gubernur yang dapat memengaruhi iklim industri di Jawa Barat agar tetap bertahan meski penetapan upah menjadi indikasi yang dipersoalkan.

    Asep menambahkan, hasil kunjungan ke lapangan memang penetapan Upah Minimum Karyawan (UMK) menjadi pembahasan tidak hanya di tataran pemerintah. Lanjut Asep, kepatuhan pelaksanaan UMK berdasarkan informasi yang kami terima pernah disampaikan oleh Kepala Bidang Pengawasan Disnaker Jawa Barat kepada Sekda dan Gubernur hanya sekitar 30 persen.

    “Salahsatu sebab utamanya karena tingginya nilai UMK di beberapa kabupaten dan kota. Sementara di sisi yang lain, UMK yang tinggi tersebut tidak diiringi oleh kepatuhan dalam pelaksanaannya. Perusahaan - perusahaan di berbagai sektor juga telah menyatakan rencana mereka untuk relokasi ke provinsi lain, apabila terjadi kenaikan UMK yang semakin tinggi ditetapkan oleh Gubernur,” tambahnya.jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus