Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jaga Hulu Sungai Citarum, Jutaan Bibit Pohon Siap Ditanam

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35283.jpg

    BANDUNG- Bagian dari upaya untuk menjaga hulu Sungai Citarum yang berada di sekitar Situ Cisanti terjaga dengan baik ribuan bibit pohon endemik Jawa Barat seperti pohoni rasamala, ekaliptus dan pinus akan ditanam dikawasan tersebut.

    Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Wilayah Bandung Selatan, Pehutani Divisi Regional III Jawa Barat, Tedy Sumarto mengatakan sedikitnya 1,9 juta bibit pohon akan disebar ke berbagai lokasi yang terlewati Sungai Citarum, seperti di Pangalengan, Ciparay, Ciwidey dan Banjaran.

    "Penanaman akan dilakukan pada awal musim hujan, memasuki musim hujan merupakan saat yang tepat untuk menanam pohon sehingga potensi matinya kecil," kata Tedy, dalam acara  diskusi bertema "Pentingnya Pohon dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan dan Kehidupan', di Kebun Binatang Bandung, Kamis (21/11).

    Di acara yang diselenggarakan Komunitas Pohon Indonesia (KPI) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Wartawan Gedung Sate dalam rangka memeringati Hari Pohon se-Dunia 2019, Tedy mengakui bahwa hulu Sungai Citarum masih terdapat lahan kritis yang hingga kini penghijauannya belum tuntas. 

    "Lahan yang pengelolaannya dibawah Perhutani ini merupakan kawasan hutan lindung dengan jumlah total 43 ribu hektare. Selain rusak karena dirambah, lahan kritis inipun tercipta karena alih fungsi menjadi perkebunan,"  ucapnya.

    Tedy mengakui bahwa sejak tahun 2003, pihaknya terus lakukan penghijauan kembali, dengan tanpa menghilangkan aspek ekonomi bagi masyarakat sekitar, seperti menanam pohon buah-buahan.

    "Di Situ Cisanti yang merupakan salah satu hulu Sungai Citarum, penanaman akan dilakukan di atas lahan seluas 1.850 hektare dari total kawasan hutan 6.000 hektare," ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus