Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional 2019

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35353.jpg

    BANDUNG- Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil mempimpin upacara peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional 2019, yang digelar di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (25/11).

    Upacara yang ikuti oleh para guru, siswa-siswi SMA SMK dan MA di Kota Bandung,  mahasiswa, juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, para kepala dinas dan kepala Organisasi Perangkat Daerah  (OPD), serta para undangan perwakilan unsur TNI/ Polri, Kejari, Kejati serta para sesepuh Jawa Barat.

    Dalam sambutannya, Gubernur membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, yang mengambil tema Peran Strategis Guru dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul. 

    Dalam pidato tersebut, Mendikbud menyampaikan rasa simpatinya untuk para guru di Indonesia karena tugas mulia yang mereka emban juga diikuti oleh aturan-aturan yang justru menyulitkan tugas mereka.

    Mendikbud juga memandang bahwa tugas yang dibebankan kepada para guru menghambat mereka untuk membantu para murid yang mengalami ketertinggalan di kelas.

    Menurut Mendikbud, para guru sangat ingin membantu murid-murid yang mengalami ketertinggalan di kelas. Namun apa daya, waktu sang guru habis terbuang mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.

    "Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan," katanya.

    Mendikbud juga mengatakan bahwa guru ingin agar anak didiknya belajar di dunia sekitar, namun kurikulum yang padat menutup pintu peluang. Dan guru ingin berinovasi, namun sulit dilakukan oleh para guru.

    "Kami ingin agar para guru mulai berinovasi tanpa harus menunggu perintah. Kami ingin agar guru mulai mengajak anak didiknya berdiskusi, memiliki proyek bakti sosial dan membantu murid untuk menemukan bakatnya," ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus