Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Indonesia Permudah Peraturan Mobil Listrik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35407.jpg

    BANDUNG -  Menko Maritim dan  Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan pemerintah serius mendukung keberhasilan investasi mobil listrik di Indonesia.

    "Peraturan-peraturan untuk keberhasilan investasi mobil listrik sudah kita lakukan. Bukan hanya untuk Hyundai saja, karena kami ingin adanya diversifikasi produsen mobil di Indonesia. Sehingga tidak hanya satu merk saja yang menguasai pasar,” kata Menko Luhut dalam keterangan resminya.

    Menko Luhut mengaku bahagia akhirnya pembicaraan tentang investasi ini yang dimulai sekitar setahun lalu akhirnya terealisasi.
    "Sesuai keinginan pemerintah untuk menjadikan Indonesia bukan hanya pasar tetapi juga basis produksi,” katanya. 

    Investasi bernilai 1,5 miliar USD ini direncanakan akan berlanjut. Kedua belah pihak bersama-sama ingin mengembangkan dan memproduksi kendaraan dengan model baru untuk memenuhi kebutuhan konsumen Asia dan Australia. 

    "Pabrik tersebut yang berlokasi di kawasan Bekasi ini diharapkan akan mulai berproduksi pada sekitar bulan Maret 2021 dengan kapasitas produksi 250 ribu mobil pertahunnya, termasuk mobil listrik,"ujarnya

    Sementara itu, Menko Luhut  melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Moon Jae-in, bertemu dengan beberapa CEO Korea Selatan, lalu pertemuan dengan kelompok ilmuwan dan peneliti muda Indonesia di Korea Selatan. 

    Menko Luhut mengatakan sangat terkesan saat bertemu dengan para ilmuwan dan peneliti muda yang sedang menempuh studi Doktor dan post-doctoral mereka dari berbagai cabang ilmu. 

    "Presiden menyarankan mereka untuk kalau bisa bekerja dulu di sini agar mereka bisa mendapatkan ilmu yang lebih, dan bisa menerapkannya di Indonesia. Karena kami lihat sistem 5G mereka sudah sangat maju, kami terbuka oleh teknologi dari mana saja. Dari Korea Selatan, dari Amerika, dari Cina,"pungkasnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus