Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kemarau Ganggu PLTA

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35408.jpg


    BANDUNG - Kemarau yang panjang telah membaut debit air sejumlah waduk dan danau yang memasok air untuk kebutuhan produksi listrik di Jawa Barat terganggu. Salah satunya PLTA Lamajan Pangalengan di Kabupaten Bandung.  Produksinya kini berkurang separuh karena debit airnya terus menyusut.
     
    SPV Senior PLTA Kamajan Pangalengan Kabupaten Bandung Jajang Sujana mengatakan telah berusaha membuat hujan buatan selama satu bulan terakhir, namun tidak terlalu membant karena Danau Cileunca kapasitas airnya masih belum penuh.

    Debit air yang berkurang setiap musim kemarau ini semakin terasa dalam lima tahun terakhir seiring bertambah rusaknya kawasan hulu. Untuk memperbaikinya, PLN melakukan berbagai upaya perbaikan terutama penghijauan pada sejumlah lahan gundul.

    "Kita kerjasama dengan BBWS Citarum, PJT Perhutani untuk menata kembali lingkungan. Kami melakukan pembinaan ke masyarakat sekitar," katanya.

    PLN merasa bersyukur dengan terbitnya peraturan presiden tentang penataan Sungai Citarum sejak 2018. Payung hukum ini menurutnya mampu menekan kerusakan terutama menyangkut pencemaran sungai yang sangat memengaruhi kualitas air.

    Selain Lamajan, terdapat dua PLTA lain yang lokasinya berdekatan dan memanfaatkan sumber air yang sama yakni dari Situ Cileunca. Sebelum ke PLTA Lamajan, air dari danau buatan itu terlebih dahulu mengalir ke PLTA Plengan.

    "Buangan air dari (PLTA) Plengan mengalir ke (PLTA) Lamajan. Lalu dari Lamajan ke (PLTA) Cikalong," kata. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus