Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    KPK Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2019 dengan Menggelar Festival Media Digital Pemerintah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35586.jpg

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menggelar Festival Media Digital Pemerintah 2019 di Gedung Merah-putih, Senin (9/12). Festival berupa seminar dan diskusi kelompok yang dihadiri oleh Humas dan Dinas Kominfo se-Indonesia, yang berakhir Selasa  besok (10/12).

    Wakil Ketua KPK Laode M Syarif membuka festival tersebut dan diskusi menghadirkan dua narasumber. Yakni Irjen Kominfo Doddy Setiadi dan penggiat medsos Wicaksono yang dikenal sebagai Ndoro Kakung.

    Dalam sambutannya Laode mengatakan humas atau Dinas Kominfo saat ini harus mampu mengoptimalkan pemanfaatan media digital untuk transformasi layanan kepada masyarakat yang lebih efektif.

    "Humas atau Dinas Kominfo itu menjadi wajah dari pemerintahan, termasuk didaerah. Sehingga humas KPK sendiri sangat hati-hati dalam mengelola medsos dan website. Website harus memberikan informasi yang cepat dan tepat sesuai kebutuhan masyarakat, bahkan kami ingin website dalam beberapa bahasa, bukan hanya bahasa Indonesia. Pembaca websitenya banyak dari luar negeri," jelasnya.

    Ia mengakui, tantangan pengelola media pemerintah sangat ini jauh lebih sulit dibandingkan sebelum maraknya medsos. Sehingga pengelola khususnya humas dan Dinas Kominfo harus terus meningkatkan kapasitas SDM nya. Sebab mengelola medsos jauh lebih rumit dibandingkan dengan media mainstream. Sebab medsos bisa mencari dan membuat berita sendiri dan sesuka hati menyebarkannya.

    "Hoaks banyak muncul, disinilah tugas pemerintah untuk segera meluruskannya," tutup Laode. 

    Acara ini diikuti sekitar 100 orang lebih yang merupakan pengelola media digital di pemerintah daerah yang ada di seluruh Indonesia.   Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus