Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ekspor Jawa Barat Selama November Turun

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35900.JPG

    BANDUNG - Ekspor Jawa Barat November 2019 mencapai USD 2,40 milyar, turun 9,72 persen dibanding Oktober 2019. 

    Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat melansir Ekspor Non Migas November 2019 mencapai USD 2,38 milyar, turun 9,18 persen dibanding bulan lalu. Begitu juga dengan ekspor Migas turun sebesar 56,80 persen, dari USD 30,00 juta menjadi USD 12,96 juta.

    Menurut Kepala BPS Jawa Barat Dody Herlando, secara year-on-year ekspor Non Migas turun 5,74 persen, total ekspor juga turun sebesar 5,89 persen. 

    "Ekspor Migas (y-o-y) turun 27,97 persen dibanding November 201," jelasnya.

    Nilai ekspor 10 golongan barang utama November 2019 dibanding bulan sebelumnya, hampir seluruhnya mengalami penurunan dengan kisaran 2 hingga 19 persen. Hanya golongan Pakaian Jadi Bukan Rajutan yang mengalami kenaikan sebesar 12,54 persen. 

    Pangsa pasar ekspor Non Migas Jawa Barat November 2019 didominasi Amerika Serikat, Jepang, dan Thailand masing-masing senilai USD 391,89 juta, USD 248,86 juta dan USD 189,50 juta dengan peranan ketiganya mencapai 34,85 persen. 

    Secara kumulatif y-t-d, ekspor ke negara tujuan utama mayoritas mengalami penurunan dengan agregat sebesar 1,71 persen, kecuali ekspor ke Amerika Serikat, Singapura,  Filipina, dan Thailand. 

    "Nilai neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat November 2019 surplus USD 1,48 milyar, dengan demikian kumulatif Januari-November 2019 surplus USD 17,61 milyar," tuturnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus