Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pilbup 2020, Pemkab Anggarkan 150 Miliar Lebih

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35910.jpg

    Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung sudah memberikan dukungan dana pemilihan bupati (pilbup) melalui hibah dan berbagai fasilitas sarana dan prasarana operasional.

    Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem dan Kesra) Kabupaten Bandung H. Ruli Hadiana di sela-sela acara Pelantikan Kepala Sekretariat (Kasek) Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kabupaten Bandung di Grand Sunshine Hotel Resort and Convention Soreang, Sabtu (4/1/2020).

    “Untuk dukungan bantuan dana pilbup, Pemkab Bandung memberikan dana berupa anggaran hibah. Di antaranya untuk KPU sebesar Rp. 121.137.878.543 dan Bawaslu sebesar Rp. 28.911.420.000, sehingga total keseluruhan Rp. 150.049.298.543. Juga berupa fasilitas lainnya, yaitu sarana gedung kantor dan kendaraan roda empat,” ungkap Aspem Kesra Ruli Hadiana

    Pihaknya juga akan melaksanakan sosialisasi pilbup kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat, yang akan dilakukan oleh KPU. Ia juga mengimbau agar masyarakat ikut memonitor atau mengikuti perkembangannya.

    "Pelaksanaan pemilihan umum presiden dan legislatif 2019 lalu, partisipasi politik masyarakat Kabupaten Bandung mencapai 84%. Tentunya kami berharap untuk pelaksanaan Pilbup 2020 nanti, partisipasinya bisa lebih meningkat lagi," tutur Ruli Hadiana.

    Terlebih lagi, dari 270 daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 di Indonesia, Kabupaten Bandung merupakan daerah dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar dengan perkiraan jumlah TPS sebanyak 5.500 TPS. "Sehingga keberhasilan pilkada di Kabupaten Bandung menjadi tolok ukur keberhasilan pilkada serentak di Indonesia," lanjutnya.

    Kepada 31 kasek panwascam yang dilantik, ia mengharapkan, agar dapat memberikan dukungan fasilitasi kepada panwascam. "Sekretariat panwascam diberikan kepercayaan dalam mengelola keuangan sebagai Pemegang Uang Muka Kegiatan (PUMK). Artinya, harus ada sinergi antara panwas dan sekretariat yang diibaratkan sebuah keluarga. Dalam pelaksanaan pilbup mendatang, kita tidak hanya menginginkan lancar, aman dan terkendali, namun juga sekaligus sukses secara administrasi," ucap Ruli.

    Dengan adanya pelantikan itu juga, Ruli meminta para kasek untuk memahami tugas pokok dan fungsinya. "Setelah pelantikan ini, pihak Bawaslu juga akan memberikan pembekalan, agar para kasek dan anggotanya dapat melaksanakan tugas sesuai aturan yang ada," pungkas Ruli Hadiana.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus