Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kadin Jabar Harapkan Kualitas Pembangunan Di Jabar Lebih Meningkat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/agung-sutisno1.jpg

    BANDUNG- Kadin Provinsi Jabar, (14/12) bertempat di Savoy Homann Bandung menggelar RapimProv yang dihadiri para pengurus Kadin Jabar dan Kadin di seluruh Kabupaten/Kota. Kegiatan tersebut, merupakan ajang konsolidasi program Kadin.

    Dalam kegiatan tersebut Agung E Sutisno dalam rangkaian kegiatan pembukaan RapimProv Kadin menegaskan Kadin Jabar sepenuhnya mendorong akselerasi pembangunan perekonomian baik local, nasional maupun global. Sejalan dengan akselerasi program pembangunan ekonomi tersebut, Kadin siap bersinergi baik pemerintah, pihak swasta maupun stakeholder lainnya.

    Mencermati kinerja pemerintah daerah saat ini, khususnya berkenaan dengan realisasi APBD Provinsi Jabar tahun 2010, dengan adanya SILPA sebesar Rp.2 triliun, fakta tersebut menunjukkan perencanaan pembangunan masih harus ditingkatkan.

    Jika perencanaan pembangunan sudah betul-betul matang dibuat, SILPA dana sebesar Rp. 2 triliun dapat dipergunakan untuk berbagai program strategis dalam memajukan pembangunan perekonomian di daerah.

    Agung, lebih lanjut memaparkan dalam mendorong akselerasi pembangunan ekonomi khususnya dalam kaitannya dengan penguatan daya saing dunia usaha, kondisi infrastruktur harus ditingkatkan. Kondisi eksisting cost produksi masih tinggi, kenyataan ini salah satunya disebabkan sarana transportasi yang belum memadai.

    Cost produksi di wilayah Jabodebek dan Jabar dibandingkan kota-kota lainnya di Indonesia menempati posisi paling tinggi yang mencapai 15,32%. Di kota lain antara lain Surabaya cost produksi sebesar 13,67% dan Makasar 11,37%.

    Kadin, ujar Agung dalam membangun situasi kondusif khususnya untuk kalangan dunia usaha mengharapkan situasi sosial dan politis tidak menjadi hambatan untuk operasional kegiatan usaha. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus