Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PKK Dorong Pemberian ASI Eksklusif

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_36074.jpg

    BANDUNG- Berdasarkan hasil survei nasional mencatat bahwa kasus stunting di Kota Bandung mencapai 25,8 persen, namun berdasarkan data dari hasil bulan penimbangan balita tercatat hanya 6,9 peraen yang yang rawan stunting. 

    Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung, Siti Muntamah Danial mengatakan, meski kasus stunting di Kota Bandung cukup kecil, namun pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk tidak lengah dan tetap harus waspada. 

    “Kita menegaskan kembali dan memastikan pertama adalah pemberian ASI eksklusif kepada seluruh bayi-bayi di Kota Bandung. Lima sampai enam bulan (ASI-red) itu wajib diberikan, karena hasil survei terakhir baru 45% perempuan Kota Bandung yang menyusui yang memberikan ASI kepada kepada bayi,” ucapnya.

    Menurut Siti, pemberian ASI eksklusif kepada bayi ini sangat penting dilakukan oleh para prang tua untuk memastikan anak-anak memiliki gizi yang cukup pada 1000 hari pertama kelahiran.

    “Yang namanya stunting itu menyelamatkan 1000 hari pertama. Jika ini tidak dipenuhi dengan baik maka akan susah kita untuk berintervensi tumbuh kembang otak itu,” kata Siti, usai penandatangani perjanjian di Pendopo Kota Bandung, Jumat (17/01)

    Siti menyatakan, pihaknya akan melakukan edukasi kepada ibu dari bayi dan balita untuk tidak memberikan makanan tambahan yang diperlukan kepada anak-anak mereka. Upaya itu juga dilakukan dengan mengurangi iklan-iklan makanan tambahan bayi di area-area tertentu.

    “Kita bersama-sama membatasi makanan tambahan instan kepada anak-anak, apapun bentuknya. Termasuk memberikan satu masukan supaya tidak mengiklankan secara masif di 'store-store" di Kota Bandung,” ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus