Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Investasi Asing Ancam Ekonomi Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_7124-crop-4.jpg

    BANDUNG - Kehadiran investor asing memang dapat turut menunjang laju perekonomian. Akan tetapi, tentunya, kehadiran investor tersebut bukan tanpa dampak. Menurut Ichsanussin Noorsy, ekonom , saat ini, hampir 50 persen investor yang berinvestasi di Jabar merupakan asal luar negeri.

    "Ini dapat mengancam perekonomian Jabar. Kekuatan dan potensi ekonomi lokal Jabar dapat terpinggirkan," tandas Noorsy, pada sela-sela Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Jabar di Hotel Savoy Homann.

    Sebagai gambaran,   saat ini, sektor pertambangan nasional, 70 persennya dikuasai investor asing. Lalu, dunia perbankan. Investor asing menguasai 50 persennya. Dalam hal broad band, 75 persen dikuasai asing.   Jabar hampir sama dengan kondisi nasional tersebut.

    Padahal, katanya, Jabar punya potensi dan kekuatan lokal yang luar biasa besarnya. Dia berpendapat, kondisi ini terjadi karena antara birokrat, dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar beserta pemerintah daerah kota dan kabupaten belum menjalin sinergitas yang optimal dengan jajaran pengusaha serta perbankan.

    Noorsy menegaskan, sebenarnya, Jabar tidak perlu khawatir apabila investor asing tidak berinvestasi. Dia menunjukkan cara tentang bagaimana Jabar dapat mengoptimalkan potensi lokalnya dalam berinvestasi.
       

    "Kadin, melalui asosiasi-asosiasinya, menginventarisir kelemahan-kelemahan setiap sektor. Lalu, bekerjasama dengan masyarakat sekitar untuk melakukan pengelolaan. Bentuk kelompok. Kemudian, kelompok itu mengeluarkan jaminan kepada perbankan dalam melaksanakan sebuah proyek pembangunan. Jangan menyerahkannya kepada investor asing," paparnya. djo
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus