Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kebun Binatang Bandung terbebas dari Corona

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_36268.jpg

    BANDUNG- Pengelola Bandung Zoological Garden atau dikenal dengan Kebon Binatang (Bonbin) Bandung mengklaim bahwa Bazoga aman untuk dikunjungi oleh masyarakat yang ingin melihat koleksi satwa yang ada.

    Menurut Manager Komunikasi Bazoga, Sulhan Syafi'i, pihaknya memiliki SOP dalam mengatasi beragam bentuk kesehatan hewan dan selama ini tim dokter di kebun binatang tersebut sudah melakukan SOP tersebut dengan cara membuat pemantauan harian pada seluruh satwa.

    "Setiap hari keeper/penjaga satwa mengecek kondisi satwa di dalam kandang dengan cara melakukan pengamatan visual terhadap tingkah laku, gerak gerik satwa yng ada dan bila terjadi sesuatu yang diluar kebiasaan keeper melakukan laporan ke kurator," katanya.

    Menurut Sulhan, dengan adanya laporan harian yang dibuat oleh keeper secara tertulis, menyangkut seluruh aspek satwa yang ada di kandang, pihaknya akan dengan mudah mengetahui kondisi satwa dan jika terdapat keganjilan akan langsung d laporkan ke kurator, paramedik dan juga dokter.

    "Kami memiliki 2 dokter yng standby setiap hari untk menjaga kesehatan satwa, jadi pengunjung Bazoga tidak perlu khawatir berkunjung ke objek wisata tersebut," ucap Sulhan, kepada wartawan di Bazoga, Rabu (29/01).

    Sulhan menyatakan, siapapun yang akan berkunjung ke Bazoga dipastikan tidak perlu khawatir terhadap virus Corona, karena SOP dalam menangani satwa tersebut telah dijalankan dengan baik dan jika ditemukan ada penyakit yang diderita satwa, akan cepat ditemukan.

    "Saat ini belum ada informasi warga yang tinggal di Indonesia terdeteksi terpapar virus tersebut. Untuk keluar masuk satwapun di lembaga konservasi seperti Bazoga dipastikan sangat ketat," pungkasnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus