Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pedagangan Luar Negeri Jabar Masih Surplus

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_36332.JPG

    BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) mencatat nilai neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat Desember 2019 surplus USD 1,28 milyar, dengan demikian kumulatif Januari-Desember 2019 surplus mencapai USD 18,89 milyar

    Kepala BPS Jabar Dony Herlando menyebutkan ekspor Jabar pada bulan Desember 2019 mencapai USD 2,23 milyar, turun 6,91 persen dibanding November 2019.

    Ekspor Non Migas Desember 2019 mencapai USD 2,22 milyar, turun 6,87 persen dibanding bulan lalu. Begitu juga dengan ekspor Migas turun sebesar 13,52 persen, dari USD 12,96 juta
    menjadi USD 11,21 juta.

    Secara year-on-year (y-o-y) ekspor Non Migas turun 5,21 persen, total ekspor juga turun sebesar 5,84 persen.  Ekspor Migas y-o-y turun 59,43 persen dibanding Desember
    2018.

    Nilai ekspor 10 golongan barang utama Desember 2019 dibanding bulan sebelumnya, turun 7,42%. Penurunan tertinggi pada Golongan Kendaraan dan Bagiannya sebesar 25,36 persen, diikuti oleh Golongan Mesin/Peralatan Listrik (14,03 persen) dan Golongan Plastik dan Barang dari Plastik (7,15 persen).

    Pangsa pasar ekspor Non Migas Jawa Barat komulatif hingga Desember 2019 year-to-date (y-t-d) didominasi Amerika Serikat, Jepang, dan Thailand masing-masing senilai USD 5,17 milyar, USD 3,01 milyar dan USD 2,33 milyar dengan peranan ketiganya mencapai 35,39 persen.

    Secara kumulatif (y-t-d), ekspor ke negara tujuan utama mayoritas mengalami penurunan dengan agregat sebesar 2,06 persen, kecuali ekspor ke Amerika Serikat, Singapura,Filipina, dan Thailand.Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus