Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wagub Tinjau Penyebab Banjir dan Macet di Rancaekek

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_36490.jpg

    BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) UU Ruzhanul Ulum bersama aparat Pemkab Sumedang meninjau pabrik Kahatex di Jalan Rancaekek, Kab. Sumedang, Rabu (12/20/2020). Peninnjjauan dilakukan untuk melihat kondisi penyebab banjir dan kemacetan yang sering dikeluhkan warga.

    “Saya ditugaskan oleh Pak Gubernur untuk melihat situasi, kondisi terkait dua masalah yang dikeluhkan masyarakat. Yakni masalah bannjir dan kemacetan,” ujarnya.

    Ia menegaskan hasil dari pantauan di pabrik tersebut, menurutnya sudah ada beberapa langkah yang telah dilakukan pihak pabrik dan juga Pemkab Sumedang untuk mengurangi dampak banjir. Misalnya melakukan normalisasi sungai yang melintasi kawasan pabrik.

    “Sudah ada langkah, seperti normalisasi sungai. Namun belum digunakan karena ada satu titik yang menjadi tanggungjawab PUPR pusat. Kami akan koordinasikan ini,” tegasnya.

    Ia menegaskan upaya akan terus dilakukan dan diperkirakan pada Oktober tahun ini maslaah banjir di Rancaekek akan tuntas. Sementara terkait kemacetan menurutnya sudah ada rekomendasi pembuatan jembata penyeberangan orang (JPO) di kawasan Kahatek.

    “Sudah pernah dibuat tapi runtuh katanya. Nah kita minta dibuat lagi,” tegasnya.

    Selain itu Kahatex juga sudah membuat pintu keluar agar arus pekerja saat keluar pabrik lebih lancar. Ada tujuh pintu keluar yang dibuat untuk pekerja yang akan menuju ke Sumedang dan juga ke wilayah Kab. Bandung.

    “Sering kita dengar kambing hitamnya dari masyarakat, tapi ini masalahnya memang komplek, bukan yang kelihatan saja,” tegasnya.

    Ia juga mengatakan akan memfasilitasi pengusaha untuk berinvestasi di Jabar namun demikian investasi juga harus memperhatikan kondisi lingkungan dan Analisisi Dampak Lingkungaan atau Amdal.  JO

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus