Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ini 'Oleh-Oleh' Oded dari Jepang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_36492.jpg

    BANDUNG - Akhir pekan lalu, Wali Kota Bandung Oded M Danial baru pulang dari Jepang, setelah melakukan kunjungan kerja ke Kota Kawasaki beberapa hari. Mau tahu 'oleh-olehnya?' Teknologi pengolahan sampah. Ya, kunjungan Mang Oded, demikian Ia akrab disapa, memang untuk menjajagi berbagai kerjasama antara Kota Bandung dan Kota Kawasaki. Salah satunya adalah kerjasama dalam alih teknologi pengolahan sampah.

    "Jadi di sana itu ada pengolahan skala besar dan skala kecil. Kalau skala besar itu biayanya saja sepuluh tahun lalu sudah mencapai 4 triliun, kita tidak ada anggaran kalau segitu. Nah ada yang skala kecil yaitu pengolahan sampah di tiap kewilayahan. Kalau di kita mah kecamatan lah. Saya kira model itu yang akan coba kita terapkan di kota Bandung, karena biayanya relatif lebih murah" ujarnya di Bandung, Selasa (11/02/2020)

    Model pengolahan sampah tingkat kewilayahan menurut Oded sebenarnya di Kota Bandung sudah dimulai dengan program Kang Pisman yaitu kurangi, pisahkan dan manfaatkan sampah.

    "Ya kebetulan kita kan punya Kang Pisman, nah itu yang akan kita kembangkan dengan teknologi. Artinya, sampah yang telah dipisahkan sesuai jenisnya itu akan kita olah dengan menggunakan mesin tertentu teknologi dari Jepang, untuk menghasilkan produk baru dari pengolahan sampah" paparnya.

    Oded juga menjelaskan, hasil pengolahan sampah di Kota Kawasaki itu ada yang berupa kompos, briket dan lain-lain, yang semuanya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri.

    "Tindak lanjutnya, tim dari kota Kawasaki bulan Maret nanti akan ke Bandung untuk melihat langsung kondisi pengelolaan sampah yang sudah ada di Bandung, sekaligus membuat rencana pengolahan sampah yang lebih berteknologi" pungkasnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus