Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Prajurit dan PNS Harus Bijak dan Cerdas Dalam Menggunakan Medsos

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_36557.jpg

    KOTA BANDUNG- Media Sosial (Medsos), saat ini keberadaannya tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari, baik secara langsung maupun tidak. Banyak sisi positif dan negatifnya dari adanya medsos di tengah-tengah masyarakat.

    Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI, Nugroho Budi Wiryanto meminta prajurit dan PNS Kodam III/Siliwangi harus bijak dan cerdas dalam menggunakan medsos, baik untuk kepentingan kerja maupun pribadi.

    "Gunakan media sosial dalam hal yang positif karena sudah banyak kejadian gara-gara share yang tidak benar akhirnya bermasalah dan terkena UU ITE," ungkap Nugroho, pada upacara bendera di Lapangan Makodam III/Siliwangi, Senin ( 17/02/2020).

    Pada upacara tersebut, Pangdam III/Siliwangi, membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa yang menyampaikan apresiasi atas tugas-tugas TNI AD dalam mendukung berbagai perhelatan Nasional dan Internasional disepanjang tahun 2019 dapat berjalan dengan lancar dan aman.

    "Di tahun 2019, ada pertemuan para Kasad se-Asean dan lomba tembak AARM di Bandung, latihan gabungan TNI dan latihan gabungan antar TNI AD, latihan bersama dengan negara-negara sahabat serta berbagai event Nasional yang melibatkan TNI AD selama tahun 2019 menunjukkan prestasi yang patut dibanggakan," ucapnya.

    Disamping itu, berbagai kebijakan terkait pembinaan personil dan kesejahteraan, penangan bencana alam serta program-program lain juga dapat dicapai dengan baik.

    Pada kesempatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi berpesan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI AD agar senantiasa menjaga kesehatan diri dan keluarganya karena itu modal utama kita untuk dapat terus mengabdi dan memberikan karya yang terbaik.

    "Anggota jangan malu untuk memeriksakan kesehatannya, bisa dilakukan di Rumah Sakit Dustira, Klinik Kesdam maupun di KSA yang ada karena kesehatan merupakan faktor utama untuk mendukung pelaksanaan tugas," katanya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus