Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    APDESI Angkat Ridwan Kamil Jadi Gubernur Desa

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_36585.jpg

    KOTA BANDUNG- Para kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) mengangkat Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil sebagai Gubernur Desa.

    Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Apdesi, Sindawa Tarang beralasan, ditunjuknya Ridwan kamil sebagai Gubernur Desa, karena yang bersangkutan memiliki berbagai inovasi yang jelas bagi kemajuan desa dan juga berpihak kepada desa.

    “Kami di DPP Apdesi senantiasa mengapresiasi pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten yang mempunyai inovasi yang jelas, berpihak kepada desa kenapa karena kalau desa sudah maju otomatis kecamatan akan maju, kabupaten maju dan provinsi akan maju,” ucapnya.

    Dengan demikian menurut Sindawa, pola kerja Gubernur Jawa Barat ini sudah memikirkan jika Indonesia ingin kuat, maju dan sejahtera maka harus dimulai dari desa terlebih dahulu.

    “Karena kalau seluruhnya sudah maju maka Indonesia akan menjelma menjadi sebuah negara, kesejahteraan dan akan diperhitungkan dalam percaturan bangsa-bangsa. Ini saya selaku ketua umum sangat mengapresiasi dan akan menyampaikan kepada seluruh provinsi yang ada di Indonesia,” tuturnya.

    Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil menyatakan bahwa, pekerjaan apapun yang dilakukan sebagai gubernur bukan untuk mendapat julukan atapun penghargaan, tetapi lebih untuk membawa perubahan.

    “Saya kerja ini bukan untuk dapat julukan, saya kerja karena menurut saya itu penting dan akan membawa perubahan, tapi kalau ada apresiasi ya Alhamdulillah berarti ada perubahan yang terasa,” kata Gubernur, usai menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Apdesi Provinsi Jawa Barat, di Gedung Sate, Selasa (18/02/2020). (Parno)    

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus