Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Jabar Tanam Jahe Di Manyingsal Subang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_36621.jpg

    Gubernur Jawa Barat H. Ridwan Kamil didampingi Bupati Subang H. Ruhimat Melaksanakan Penanaman Jahe secara serentak di blok Ranca Bebek Desa Manyingsal Kecamatan Cipunagara, Rabu (19/02/2020).

    Kegiatan tersebut dalam rangka Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat Bank Bjb dan Agro Jabar bersinergi menggelar tanam perdana komoditas jahe.

    Pada kegiatan tersebut dilaksanakan penandatangan fasilitas kredit antara PT. Agro Jabar( perseroda) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk yang disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat dan Bupati Subang.

    Sambutan  direktur consumer dan retail Bank BJB  Suartini bahwa bank bjb sebagai mitra berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan perokomian dan akan terus mendorong serta mensukseskan program pemerintah (Jabar), kedepan kami berharap dengan adanya acara penandatanganan ini mudah-mudahan lebih banyak lagi kerjasama untuk kedepannya dengan  Bjb.

    Sementara itu, Direktur Utama PT Agro Jabar (Perseroda) Kurnia Fajar menilai tanaman jahe sebagai salah satu rempah Nusantara diminati bangsa Eropa. Nantinya, jahe yang ditanam di Subang akan diekspor ke Eropa dan Korea Selatan. Jawa Barat memiliki agroklimat yang cocok dan sejarah sudah membuktikan bahwa rempah-rempah Nusantara dari lima besar rempah Nusantara yang dicari bangsa Eropa salah satunya jahe. Jadi, barang kali inilah saat yang tepat untuk mengembalikan kejayaan rempah-rempah Nusantara, khususnya Jawa Barat,” imbuhnya.

    Penanaman jahe melalui kerja sama dengan bank bjb ini, kata Kurnia, sebagai bagian dari pelaksanaan RKAP 2020 dan untuk memenuhi kontrak-kontrak kerja sama dengan beberapa perusahaan yang membutuhkan komoditas jahe sebagai bahan baku industrinya.

    Ridwan Kamil mengapresiasi langkah Bjb dan Agro Jabar yang sinergisitas tersebut menandakan bahwa kondisi dua BUMD itu terus membaik. 

    Jahe sebagai komoditas bernilai ekonomi baik untuk konsumsi lokal maupun ekspor. bjb dan Agro Jabar akan menanam jahe merah di lahan seluas 100 hektare melalui modal yang berasal dari bank bjb senilai Rp13 miliar. 

    “Yang menarik adalah sudah ada pembelinya yang siap. Ini sebenarnya yang harus dikembangkan, yaitu sebuah pertanian dengan sistem ekonominya sudah siap atau off taker, dan yang menariknya lagi kita mulai dengan yang namanya sinergi BUMD Jawa Barat. Jadi, BUMD-BUMD yang ada di lingkungan Pemprov (Jawa Barat) ini harus saling menguatkan. Oleh karena itu, permodalannya saya perintahkan jangan dari bank yang lain, tapi dari bjb, imbuhnya.

    Kang Emil juga menginstruksikan OPD terkait untuk mendata dan meningkatkan produksi produk-produk pertanian yang ramai di pasaran. Dia pun meminta Agro Jabar untuk proaktif mencari lahan di kabupaten/kota di Jabar guna mengembangkan produk-produk tersebut.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Asda II Jabar Edi Iskandar, Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat  Cucu Sugiati, Bupati Subang H. Ruhimat S.Pd M.Si, unsur Muspida, unsur Muspika, KasatPolDam Kab.S ubang, Karyawan PT Agro Jabar, jajaran direksi Bjb, Tokoh Masyarakat,Tokoh agama serta Para Masyarakat setempat.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus