Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Peringati Hari Bahasa Ibu Internasional? Ini Dia Caranya

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_36667.jpg

    BANDUNG - Hari Bahasa Ibu Internasional selalu diperingati setiap tanggal 21 Februari. Banyak cara dilakukan untuk mengingatkan kembali Bahasa ibu atau bahasa lokal sebagai kebudayaan yang luhur.

    Seperti dilakukan Universitas Padjadjaran melalui Pusat Digitalisasi dan Pengembangan Budaya Sunda yang menggelar “Pasanggiri Tarucing Cakra Basa Sunda”. Bertempat di Graha Sanusi Hardjadinata kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur No.35, Bandung. Jumat (21/2), pasanggiri dilaksanakan.

    Kegiatan ini diikuti oleh 358 peserta yang terbagi dalam dua kategori, yakni Umum/Mahasiswa sebanyak 277 peserta dan Pelajar sebanyak 81 peserta. Uniknya pasanggiri ini dilakukan dengan menggunakan smartphone ataupun gadget yang mendukung.

    Setelah melakukan registrasi, seluruh peserta mendapat kode unik yang digunakan untuk login menuju akun, kemudian peserta diberi waktu selama 60 menit untuk menyelesaikan soal Tarucing Cakra atau disebut juga Teka-Teki Silang dalam Bahasa Sunda, melalui gawai masing-masing baik smartphone ataupun laptop.

    Sistem penilaian pun dilakukan terkomputerisasi sehingga proses penilaian dapat berlangsung cepat dan tepat.

    Prof. Ganjar Kurnia selaku ketua pelaksana ketika ditemui di sela kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk partisipasi nyata Unpad dalam upaya pelestarian budaya dan bahasa Sunda.

    “Secara umum minat masyarakat sudah tampak cukup baik, kita berharap kedepannya semakin banyak partisipan dan skala kegiatannya diperbesar. Agar bahasa Sunda semakin dipelihara dan dijaga oleh masyarakat itu sendiri.“

    Di Kota Bandung, peringatan Hari Ibu dilakukan dengan menyelenggarakan Festival Sastra di Gedung Yayasan Pusat Kebudayan (YPK). Hadir dalam acara itu Walikota Bandung Oded M Danial.

    “Kita punya perda untuk membiasakan berbahasa Sunda di lingkungan perkantoran.” Jelasnya.

    Perda yang dimaksud adalah Perda nomor 9 Tahun 2012 tentang Penggunaan, Pemeliharaan Dan Pengembangan Bahasa , Sastra dan Aksara Sunda. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus