Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan Canangkan Gerakan Menanam Pohon Terbesar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gmp-muri.jpg

    SUKABUMI- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mencanangkan pelaksanaan Gerakan Jawa Barat Hijau Berbasis Sekolah (Green School). Acara tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Bulan Menanam Indonesia (BMN), Kampanye Indonesia Menanam (KIM) serta Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara (GPTP) Tingkat Provinsi Jawa Barat. Kegiatan massal menanam pohon yang dilaksanakan serentak diseluruh kawasan Jawa Barat itu akan diproses sebagai rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI). Pencanangannya sendiri dilakukan di Desa Datar Nangka Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi, Selasa (27/12) pagi.
     
    Lokasi kegiatan penanaman pohon di lokasi acara mencapai lahan seluas 4 hektar, yang melibatkan 400 staf di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Barat, OPD Kabupaten sebanyak 300 staf, siswa-siswi sekolah sebanyak 2650 orang dan 7 Organisasi Wanita Tingkat Provinsi untuk kegiatan GPTP, 400 penyuluh Pertanian Kehutanan, Masyarakat dan Organisasi Lainnya. Diperkirakan rangkaian kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 3000 orang. Pelaksanaan Green School sendiri akan melibatkan siswa sekolah dan masyarakat di 5.899 desa, 625 kecamatan di 26 Kabupaten/Kota seluruh Jawa Barat.
     
    “Kegiatan ini bukan semata seremonial saja, tapi memang dilaksanakan sebagai wujud komitmen masyarakat Jawa Barat yang berupaya terus menerus melakukan kegiatan penghijauan dengan cara menanam dan memelihara pohon. Dengan kegiatan yang bersifat masif ini diharapkan menjadi pemicu dan pendorong bagi semua pihak untuk terjun langsung terlibat sebagai wujud perhatian pada kelestarian dan keseimbangan lingkungan. Kegiatan ini merupakan terbesar yang melibatkan massa, sehingga wajar bila MURI mencatatnya sebagai rekor kegiatan penanaman pohon,” tegas Heryawan.
     
    Lebih lanjut Heryawan menyatakan dengan melibatkan siswa sekolah berarti kita menanamkan sejak dini kecintaan terhadap lingkungan. Hal ini perlu didorong terus sehingga menanam dan memelihara pohon menjadi bagian budaya masyarakat di Jawa Barat khususnya. “Ini merupakan modal dasar yang sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Karena dengan lingkungan yang terjaga dan lestari maka potensi kekayaan sumber daya alam tidak akan punah dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup dan kegiatan ekonomi lainnya,” ujarnya.
     
    Khusus kegiatan menanam pohon di Sagaranten ini, bibit yang ditanam sebanyak 6000 bibit, dengan jenis kayu-kayuan (Fast Growing Species) antara lain Jabon, Bungur, Surian Putih, Ki Oray, Kayu Manis, Nyatoh, Binar dan Cempaka Kuning dan Jenis MPTS (Sawo Kecik). Jumlah tersebut belum termasuk untuk kegiatan menanam di seluruh Kabupaten/Kota. Sementara Tim MURI akan melaksanakan Pemantauan dengan mengambil lokasi di Kantor Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Sagaranten dengan alamat Desa Datar Nangka Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus