Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ini Dia 5 Strategi Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_36894.jpg

    KAB. KARAWANG- Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat, jumlah investasi yang masuk ke wilayah Jawa Barat terus mengalami peningkatan setiap tahun. Pada tahun 2019 lalu, investasi yang terealisasi di Jawa Barat mencapai Rp.137,5 triliun.

    “Jumlah investasi sebesar itu telah membawa keuntungan yang besar, diantaranya telah membuka lapangan kerja baru hingga membawa transfer teknologi,” kata Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Ke-16 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat, di Swiiss Bell Hotel Karawang, Senin (09/03).

    Gubernur mengharapkan, para pengusaha Jawa Barat bisa memanfaatkan peluang dari tingginya nilai investasi yang masuk ke Jawa Barat setiap tahunnya dan jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus mendapatkan porsi agar muncul konsep ekonomi berkeadilan.

    “Pengusaha lokal harus berpartisipasi menyukseskan investasi bisa urusan jalannya, konstruksinya, penyediaan barangnya, cateringnya, itu dikelola oleh pengusaha daerah sehingga ekonomi berkeadilan," ucapnya.

    Sejumlah langkah telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi, melalui lima strategi ekonomi, yaitu ekonomi infrastruktur dimana berbagai proyek infrastruktur seperti jalan tol Bandung-Cilacap, Cisumdawu, pembangunan bandara baru di Sukabumi, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, hingga reaktivasi jalur kereta api menjadi prioritas pembangunan di Jabar.

    Kedua, ekonomi berkelanjutan dimana pembangunan berbagai proyek pengolahan sampah terpadu menjadi bagian dari sistem ekonomi hijau atau berkelanjutan di bumi Parahyangan dengan membangun Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) terpadu di Bogor yang bisa mengubah sampah menjadi batu bara termasuk proses lelang pembangunan TPPAS di Kabupaten Bandung dan Garut untuk mengubah sampah menjadi listrik.

    Pemprov Jawa Barat juga tengah membangun (tempat pengolahan) sampah plastik menjadi BBM di Bandung dan Bogor serta membangun listrik dari tenaga air sedang dibangun di Sukabumi, membangun listrik dengan solar cell sedang dibangun di Waduk Cirata.

    Ketiga, pembangunan ekonomi inklusif yang menyasar masyarakat ekonomi menengah kebawah dalam program pengembangan ekonomi inklusif dimana sesuai telah disepakati oleh pemerintah pusat bahwa pengentasan kemiskinan tercepat di Republik Indonesia ada di Provinsi Jawa Barat.

    Keempat, adalah ekonomi digital dan strategi ekonomi.

    Kelima, adalah strategi ekonomi pariwisata dimana pariwisata akan menjadi motor penggerak ekonomi Jawa Barat melalui berbagai sumber daya alamnya yang indah dan mempesona.

    Gubernur menyatakan, untuk mendorong ke arah tersebut Pemerintah Provinsi Jabar saat ini terus bergerak cepat merevitalisasi dan mengembangkan berbagai destinasi wisata baru di 27 kabupaten/kota.

    “Setengah triliun kami habiskan tahun lalu untuk membangun destinasi pariwisata. Bulan ini kami akan ada Tourism Summit, 100 titik pariwisata Jabar akan dilelang ke pengusaha-pengusaha Jabar,” ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus