Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan : Pendidikan Adalah Investasi Sosial Jangka Panjang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/wisuda-univgarut.jpg

    GARUT- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan di era modern ini, peran sumberdaya manusia menjadi sangat penting. Para analis modern, sudah menegaskan bahwa dalam diri manusia, setidaknya ada tiga aspek penting yang perlu diperhatikan, yaitu aspek kuantitatif, intelektualitas, serta nilai dan norma sosial. Pada aspek kuantitatif, Jawa Barat memiliki  jumlah penduduk yang cukup besar (43 juta jiwa lebih). Jumlah penduduk ini adalah sumberdaya manusia  yang potensial, baik sebagai pasar (market) maupun Sumberdaya Manusia (SDM) pembangunan. Demikian aspek demografi menjadi sangat penting, untuk menunjang percepatan pembangunan.
     
    “Pendidikan adalah investasi sosial (social investment) jangka panjang. Inilah asumsi yang dianut Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sumberdaya alam adalah modal pembangunan, namun nilai strategis dari pendidikan jauh lebih berdampak jangka panjang dan permanen dibandingkan dengan kekuatan sumberdaya alam. Infrastruktur atau sarana fasilitas umum adalah kebutuhan tambahan dalam proses pembangunan. Dan peningkatan kualitas SDM berupa pendidikan jauh lebih strategis dan berdampak jangka panjang daripada kelengkapan fasilitas umum tersebut,” ujar Heryawan pada acara Dies Natalis ke-13 dan Wisuda Program Diploma, Sarjana dan Magister lulusan Universitas Garut Tahun 2011, Kamis (29/12) pagi.
     
    Fakta menunjukan bahwa untuk menjadi bangsa yang maju, harus dimulai dengan membangun masyarakat berpengetahuan (knowledge based society), dan ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge based economic). Para pakar mengemukakan temuannya, bahwa negara maju, seperti Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat, merupakan negara yang menyisihkan anggaran pembangunannya untuk aspek pendidikan. Maka berdasarkan pertimbangan itulah, dalam tiga tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan untuk terus meningkatkan anggaran pendidikan, baik pada tingkat pendidikan dasar, menengah maupun perguruan tinggi.        
     
    Dalam mewujudkan masyarakat Jawa Barat berpengetahuan itu, Pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan yang diarahkan pada usaha-usaha peningkatan kualitas SDM Jawa Barat, seperti : Pemberian subsidi atau  beasiswa kepada rakyat miskin, BOS Provinsi, BAGUS, BSM, serta bantuan sarana fisik pendidikan berupa penambahan ruang kelas baru. Untuk tingkat perguruan tinggi, Pemerintah telah mengeluarkan beasiswa kepada mahasiswa Jawa Barat, dan juga memberikan biaya pendidikan bagi para bidan desa. Semua hal itu, adalah bagian penting dari usaha membangun masyarakat Jawa Barat yang berkualitas.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus