Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Data Covid-19 Dari Pikobar Harus Semakin Akurat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_37030.jpg

    BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan data warga Jabar yang menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) , Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif virus corona akan terus diperbaharuai di pikobar.jabarprov.go.id.

    Hal itu dikatakannya setelah menerima banyak masukan dari kepala daerah dalam video konferensi di Jabar Command Centre (JCC), Senin (16/03/2020).

    "Kita perbaiki datanya terus sebab ada posisi yang sudah sembuh, warnanya belum berubah. Ada yang titik merah tapi itu hanya data domisili, orangnya tidak berada di daerah yang sama. Atau ada laporan dari Purwakarta tidak ada pasien positif yang masih di wilayahnya, karena pasien dirawat di rumah sakit," jelasnya.

    "Keluhan juga muncul dari Depok. Tapi poin utamanya kita semaksimal mungkin transparan dengan data yang ada," tambahnya.

    Namun menurutnya, JCC dan Pikobar mendapatkan apresiasi dari Mendagri dan pantas menjadi rujukan daerah lain untuk membuat hal yang sama, demi transparansi data kasus. 

    "Tadi malam Mendagri berbincang dengan saya. Juga dengan kepala BPBD Pak Dony Munardo. Kita terus melakukan konsultasi," jelasnya.

    Hingga hari ini, ia menyebutkan sudah ada 10 warga berdomisili (KTP) asal Jabar yang dinyatakan positif corona.  Ia mengatakan mayoritas ODP dan PDP berada di wilayah yang berbatasan dengan Jakarta. JO

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus