Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gugus Tugas Lakukan Rapid Test Massal? Kapan Ya?

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_37090.jpg

    KOTA BANDUNG- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) berencana memberlakukan pemeriksaan massal untuk lebih memahami penyebaran virus ini. 

    Menurut Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, pendekatan ini dilakukan bertujuan untuk melakukan screening secara massal sehingga membantu dalam penanganan potensi penyebaran Covid-19. Screening massal dengan metode imunoglobulin atau pengukuran antibodi di dalam sampel darah ini juga dilakukan oleh banyak negara terdampak virus Corona. 

    "Apabila dinyatakan positif, individu yang telah melakukan screening melalui pendekatan ini akan diuji ulang dengan metode tes "polymerase chain reaction" (PCR) yang jauh lebih akurat," kata Yurianto, di Graha BNPB, Jakarta,  Kamis (19/03/2020).    

    Melalui rilis yang diterima www.Jabarprov.go.id, Yurianto mengatakan, untuk pelaksanaan ini pihaknya masih harus mempersiapkan pelaksanaan dengan rapid test dalam waktu dekat. 

    Sehubungan dengan individu yang teridentifikasi positif, Yurianto menyampaikan bahwa tidak semua harus dirujuk ke rumah sakit rujukan, namun kondisi individu tersebut akan didiagnosa lebih lanjut apakah memiliki gejala ringan atau moderat. 

    “Apabila terdiagnosa gejala ringan, pasien dapat melakukan isolasi diri secara mandiri,” tegasnya.

    Yurianto juga menambahkan bahwa pasien yang melakukan isolasi diri akan mendapatkan perhatian dari puskesmas atau petugas kesehatan setempat serta mereka dapat melakukan "self-monitoring" dan berkonsultasi secara virtual seperti menggunakan aplikasi Halodoc. 

    "Pasien yang kemudian menunjukkan gejala sedang hingga berat akan dipindahkan ke rumah sakit rujukan" ujarnya.

    Sementara itu, data perkembangan terkini hingga 19 Maret 2020 per 12.00 WIB, total kasus positif Corona berjumlah 309 orang, dimana penambahan kasus tertinggi terjadi di wilayah DKI Jakarta dengan 52 kasus baru, sedangkan jumlah pasien sembuh 15 dan meninggal dunia 25. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus