Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wamenhan: Bertahan di rumah itu bagian dari Bela Negara

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_37145.jpg

    BANDUNG - Wakil Menteri Pertahanan RI (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono berpesan ke masyarakat untuk disiplin dalam menjalankan social distancing agar wabah virus Corona (Covid-19) dapat ditekan penyebarannya di Indonesia.

    "Social distancing dengan menjalankan skema bekerja dari rumah (work from home) dan belajar dari rumah itu adalah bagian dari menekan penyebaran virus. Social Distancing ini harus dijalankan dengan disiplin selama masa status darurat bencana hingga 29 Mei 2020 agar Indonesia bisa menang melawan virus corona. Jadi, sekarang bertahan di rumah itu Bela Negara," kata Wamenhan melalui siaran persnya, Senin (23/03/2020).
     
    Menurutnya, skema bekerja dan belajar dari rumah bisa dilakukan karena infrastruktur digital seperti layanan 4G penetrasinya sudah mencapai 90% dari total populasi Indonesia.

    "Pak Jokowi sudah bangun Tol Langit yang mendukung 4G sehingga kecepatan internet mulai merata di kota-kota besar di Indonesia. Konten untuk bekerja dan belajar dari rumah pun sudah beragam. Sekarang tinggal masyarakat mengubah perilakunya di masa darurat bencana ini. Manfaatkan waktu di rumah untuk hal-hal produktif dalam bekerja serta berkualitas dengan keluarga,"sarannya.

    Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) adalah salah satu inisiator dari pemberlakuan sistem kerja dari rumah untuk sebagian karyawannya dalam rangka pncegahan penyebaran Virus Corona di lingkungan kerjanya.
     
    Kemhan juga proaktif dalam menekan penyebaran virus corona dengan mendistribusikan beberapa peralatan Disinfektan ke kementerian/lembaga negara lainnya, seperti Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kementerian Keuangan, termasuk Bank Indonesia.
     
    Kemhan juga mendistribusikan peralatan Disinfektan kepada satuan di lingkungan TNI, antara lain Rumah Sakit TNI AD Moh. Ridwan TMII, Rumah Sakit Marinir Cilandak, Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo, dan Rumah Sakit TNI AU dr Esnawan Antariksa.

    Selain itu, Kemhan juga telah mendistribusikan peralatan Disinfektan kepada Mabes TNI AD, Mabesal, dan Mabesau, BAIS, Puspom AU, Koopsau, Kementerian KKP, Kementerian KPPA, Istana Kepresidenan, Istana Wapres, Kementerian Koordinator PMK, Kodam jaya dan Kormar serta Kohanudnas.

    Peralatan yang didistribusikan antara lain berupa tenda/ruang pemeriksaan temperatur dan penyemprotan Disinfektan beserta box set sprayer serta serbuk Disinfektan yang digunakan untuk penyemprotan setiap orang dan juga kendaraan sebagai upaya tindakan preventif mencegah dan menekan penyebaran Covid-19. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus