Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bulan Maret, Jabar Alami Inflasi 0,31 Persen

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_37229.JPG

    BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS)Jawa Barat (Jabar) menyebutkan , pada Bulan Maret 2020 IHK Gabungan Jawa Barat yang meliputi 7 kota yaitu Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok dan Kota Tasikmalaya mengalami kenaikan indeks. IHK dari 105,29 di Februari 2020 menjadi 105,62 di Maret 2020, dengan demikian terjadi inflasi sebesar 0,31 persen.

    Kepala BPS Jabar Dody Herlando menyebutkan laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari – Maret 2020) tercatat sebesar 1,10 persen dan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (Maret 2020 terhadap Maret 2019) tercatat sebesar 3,95 persen.

    Dari 11 (sebelas) kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu Kelompok Makanan, Minuman & Tembakau sebesar 0,70  persen, Kelompok Pakaian & Alas Kaki sebesar 0,26 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, & Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,10 persen, Kelompok Perlengkapan, Peralatan & Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,22 persen.

    Kelompok Kesehatan sebesar 0,48 persen, Kelompok Transportasi sebesar 0,03 persen, Kelompok Rekreasi, Olahraga, & Budaya sebesar 0,01 persen, Kelompok Penyediaan Makanan & Minuman/Restoran sebesar 0,20 persen, dan Kelompok Perawatan Pribadi & Jasa  Lainnya sebesar 1,34 persen. 

    "Adapun yang mengalami deflasi yaitu Kelompok Informasi, Komunikasi, & Jasa Keuangan sebesar 0,02 persen. Sementara Kelompok Pendidikan tidak mengalami perubahan," ujarnya dalam siaran pers melalui video konferens, Rabu (1/4/2020).

    Dari tujuh kota pantauan IHK di Jawa Barat Maret 2020 seluruhnya mengalami inflasi yaitu Kota Bogor sebesar 0,04 persen, Kota Sukabumi sebesar 0,30 persen, Kota Bandung sebesar 0,25 persen, Kota Cirebon sebesar 0,29 persen, Kota Bekasi sebesar 0,39 persen, Kota Depok sebesar 0,36 persen, dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,31 persen. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus