Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ekspor Jabar Masih Tumbuh Positif

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_37263.JPG

    BANDUNG - Badan Pusat  Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) menyebutkan nilai ekspor Jabar pa Bulan Februari 2020 mencapai USD 2,42 miliar atau meningkat 2,62 persen dibanding Januari 2020. Sedangkan jika dibandingkan Februari 2019 naik 4,71 persen.

    Ekspor Non Migas Februari 2020 mencapai USD 2,41 miliar,naik 3,11 persen dibanding Januari 2020. Akan tetapi ekspor Migas turun sebesar 44,02 persen, menjadi USD 13,56 juta.

    Secara kumulatif, nilai ekspor Jawa Barat Januari-Februari 2020 mencapai USD 4,78 miliar atau menurun 2,28 persendibanding periode yang sama tahun 2019, demikian juga ekspor Non Migas mencapai USD 4,75 miliar atau menurun 2,43 persen.

    Peningkatan ekspor Non Migas terbesar Februari 2020 terhadap Januari 2020 terjadi pada Golongan Alas Kaki (24,82 persen), diikuti oleh Kendaraan dan Bagiannya (21,80 persen) serta Karet dan Barang dari Karet (4,60 persen).

    Menurut sektor, ekspor Non Migas hasil pertanian Februari 2020 naik 84,15 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019, serta ekspor hasil industri pengolahan naik 4,63 persen. Sementara ekspor hasil tambang dan lainnya turun 61,07 persen.

    Ekspor Non Migas Februari 2020 terbesar adalah ke Amerika Serikat, yaitu USD 408,39 juta, disusul Jepang USD 240,99 juta, dan Thailand USD 192,67 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,95 persen.

    "Dengan kondisi ini nilai neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat Februari2020 surplus USD 1,79 miliar, dengan demikian kumulatif Januari-Februari 2020 surplus mencapai USD 3,19 miliar," ujar Kepala BPS  Jabar Dody Herlando. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus