Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkot Bandung Juga Siapkan Dana Sosial Dampak Covid-19

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_37322.jpg

    BANDUNG - Pemkot Bandung menyiapkan anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp298,2 miliar. Sebagian besar disiapkan untuk bantuan sosil warga terdampak secara ekonomi.  

    Sekda Kota Bandung yang juga Ketua Harian gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna menyebutkan rincian dana iu antara lain sebesar Rp75 juta akan digunakan sebagai penanganan wabah, terutama untuk pengadaan alat kesehatan dan kebutuhan rumah sakit umum daerah.

    Kemudian untuk gugus tugas akan mendapatkann bantuan dana sebesar Rp5 miliar dan sisanya sebesar Rp218,2 miliar akan digunakan sebagai dana bantuan sosial bagi warga terdampak di Kota Bandung.

    Ema mengatakan jumlah penerima bantan sosial terdampak Covid-19, berdasarkan data yang dikumpulkan dari aparat kewilayahan diperkirakan mencapai 235.000 kepala keluarga (KK). Mereka dibagi dalam empat kelompok sesuai tingkatan ekonomi atau desil. Desil 1 merupakan warga yang sudah mendapatkan bantuan rutin dari pusat seperti dana PKH. Desil dua hingga empat adalah warga rawan miskin terdampak Covid-19. Menurut Ema, Desil 1 berjumlah 60.000 KK sehingga tersisa sebanyak 175.000 KK kelompok desil 2,3 dan 4.

    Pemkot berencana memberikan dana bantuan sosial senilai Rp500.000 per bulan selama tiga bulan. Saat ini, tim masih mematangkan mekanisme pembagian bantuan kepada warga, baik nominal maupun sistemnya.

    Menurut Ema, bantuan akan diberikan menunggu instruksi dari Pemprov Jawa Barat, tujuannya agar dana yang diberikan tidak terjadi tumpang tindih bagi penerimanya.  

    “Kami sudah perintahkan di kewilayahan mana yang betul-betul membutuhkan. Tentu kita jangan sampai overlap sesuai arahan Pak Gubernur Jawa Barat,” imbuh Ema seperti dikutip dari humas Pemkot Bandung.

    Ia menekankan, data tersebut masih dinamis sejalan dengan perkembangan kondisi di masa pandemi ini. Setidaknya, tim Gugus Tugas telah memprediksi kebutuhan untuk tiga bulan ke depan. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus