Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    36 RS Peroleh Bantuan Nasi Kotak Ready To Eat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_37756.jpg

    KOTA CIMAHI- Sebanyak 36 Rumah Sakit di sejumlah kota dan kabupaten di wilayah Jawa Barat mendapat bantuan nasi kotak siap saji atau ready to eat yang diperuntukkan kepada tenaga medis.

    Bantuan Nasi kotak siap saji yang merupakan kerjasama Kodam III/Siliwangi dengan PT. Seneca Indonesia dan PT. Japfa Comfeed Indonesia, TBK tersebut, akan dibagikan kepada tenaga medis di 36 Rumah Sakit, diantaranya di wilayah Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi, Kab. Purwakarta, Kab. Subang dan Kab. Karawang.

    Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan, pemberian bantuan nasi kotak bagi tenaga medis ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan wujud penghargaan kepada tenaga medis yang saat ini sedang berjuang menjadi garda terdepan dalam memerangi pandemi Covid-19.

    "Bantuan nasi kotak ready to eat diperuntukkan bagi berbuka puasa tenaga medis dan setiap hari didistribusikan 3.000 nasi kotak selama 7 hari mulai tanggal 6 sampai dengan 12 Mei 2020 yang berasal dari 3 ton ikan air tawar," ucapnya.

    Menurut Budi, selain memberikan bantuan nasi siap saji, kepedulian Kodam III/Siliwangi lainnya yang sudah dilakukan adalah dengan memberikan bantuan masker, APD, disinfektan dan hand sanitizer hasil kerjasama beberapa lembaga dan organisasi lainnya yang memiliki kepedulian terhadap pendemi Covid-19 yang saat ini menjadi masalah bersama.

    "Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama untuk pencegahan dan  penanganan wabah virus Corona (Covid-19) melalui upaya-upaya pembatasan sosial, social distancing dan physical distancing," kata Budi, usai melepas bantuan nasi kotak ready to eat di RS Dustira, Senin (11/05/2020).

    Budi menyatakan, peran masyarakat dan komponen lain termasuk Kodam III/Siliwangi sangat berperan besar yang secara bersama-sama melalui berbagai cara dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum ada yang tahu kapan akan berakhir.

    "Kita bersama-sama memiliki semangat untuk bangkit dan menghadapi Covid-19, serta bergotong royong melakukan ragam inisiatif berbagai kalangan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing," ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus