Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tel-U Hasilkan 5 Peneliti Terbaik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_37957.jpg

    KOTA BANDUNG- Kementerian Riset Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) menggelar SINTA Series pertama, dimana dalam acara ini Kemenristek/Brin mengumumkan 500 peneliti terbaik di Indonesia berdasarkan kinerja peneliti dari 4 indikator.

    Pengumuman pemeringkatan peneliti terbaik di Indonesia ini dilakukan secara Live di Channel Youtube Kemenristek/Brin, Kamis (28/5). Ada 4 indikator penilaian kinerja peneliti diantaranya adalah: 1.Jumlah artikel jurnal terindeks di Scopus dengan memperhitungkan quartil jurnal tempat publikasi; 2. Jumlah artikel non-jurnal terindeks di Scopus dengan bobot 15; 3. Jumlah sitasi di Scopus dengan bobot 4; 4. Jumlah sitasi di Google Scholar dan jurnal artikel di Junal SINTA.

    Dalam pemeringkatan yang diumumkan langsung oleh Menteri Ristek/Brin Prof. Bambang Brodjonegoro dari 500 peneliti terbaik di Indonesia, Telkom University (Tel-U) berhasil menyumbangkan 5 nama, diantaranya adalah Prof. Adiwijaya, RD Rohmat Saedudin, MT, Casi Setianingsih, MT,  Dr. Muharman Lubis, dan Dr. Achmad Rizal.

    Rektor Telkom University Prof. Adiwijaya sebagai salah satu peneliti terbaik di Indonesia menjelaskan bahwa capaian ini merupakan bentuk komitmen Tel-U sejalan dengan visi menjadi research dan entrepreneurial University yang bermanfaat untuk masyarakat dan pembangunan nasional.

    “Saat ini pengembangan penelitian yang kami lakukan sudah mendapat pengakuan dunia internasional, ditunjukkan dengan berjalannya research matching grant dengan berbagai perguruan tinggi dari Asia dan Eropa, seperti Belanda, Prancis, Skotlandia, Australia, Jepang, Korea, dan Malaysia," ucap Adiwijaya, melalui rilis yang diterima www.Jabarprov.go.id, Jumat (29/05/2020).

    Adiwijaya menambahkan bahwa penelitian yang ada di Telkom University tidak hanya terfokus pada publikasi tapi harus bermuara pada inovasi sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga kinerja penelitian Tel-U bisa masuk kedalam klaster mandiri sejajar dengan perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

    “Kami mendorong agar penelitian bermuara pada inovasi yang bermanfaat untuk masyarakat. Alhamdulillah dimasa pandemic ini beberapa penelitian Tel-U telah menghasilkan beberapa inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk menanggulangi penyebaran covid-19, seperti Robot AUMR, Robot Doctor Representative (DOPER), Disinfektan Chamber, Hand Washing Machine, Masker, Face shield, dan lain-lain," tuturnya.(Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus