Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Profesor Utomo Sarjono Putro Resmi Pimpin SBM ITB

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_37984.jpg

    BANDUNG – Prof Utomo Sarjono Putro resmi menjadi Dekan Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) periode 2020-2024, menggantikan Prof Sudarso Kaderi Wiryono yang habis masa jabatannya, pada awal Juni 2020 (01/6/2020). Sebelumnya pada Selasa, 19 Mei 2020, telah dilaksanakan pisah sambut secara internal, dengan agenda perpisahan.

    Sesuai dengan Keputusan Rektor ITB pada tanggal 18 Mei 2020, telah ditetapkan Profesor Utomo Sarjono Putro sebagai Dekan SBM ITB periode 2020-2024. Selain itu sesuai dengan keputusan Rektor tentang Wakil Dekan mengacu pada SK Rektor tanggal 27 Mei 2020, ditetapkan Profesor Aurik Gustomo sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Reza Ashari Nasution, Ph.D. Sebagai Wakil Dekan Bidang Sumber Daya. Upacara pelantikan ketiganya dilaksanakan pada Selasa, 2 Juni 2020 bertempat di Aula Barat ITB. 

    Dekan SBM ITB terpilih, Utomo mengajak kepada jajaran pengajar dan tenaga kependidikan SBM ITB untuk bersama-sama memajukan SBM ITB . Apalagi menghadapi kondisi new normal, dimana terdapat perubahan baik perilaku dan cara mengajar dosen, termasuk gaya kepemimpinannya yang harus menyesuaikan. 

    ”Saya ingin meneruskan apa yang sudah bagus dari Dekanat di bawah kepemimpinan Prof. Sudarso dan tentunya melakukan transformasi SBM menuju “next level” dengan melakukan inovasi-inovasi sesuai dengan tantangan ke depan. Tentunya ini membutuhkan kerja sama semua pihak,” ucap dia.

    Utomo menjelaskan, ruang Dekanat terbuka untuk siapa pun, baik dosen maupun tenaga kependidikan (tendik). Siapapun yang ingin memberikan masukan, ia persilahkan.
    “Saya hanya dipercayakan sebagai Dekan, tetapi kita semua punya peran penting untuk kemajuan SBM, kita semua bekerja untuk SBM,” imbuhnya.

    Sementara itu, Dekan sebelumnya, Sudarso menyampaikan permohonan maaf dan mengucapkan terima kasih, terhadap seluruh rekan kerjanya yang selama 10 tahun terakhir memajukan SBM ITB ke tahap yang lebih tinggi. Sudarso juga menceritakan, perjalanannya di SBM ITB termasuk cita-cita menjadikan SBM ITB sebagai fakultas sekolah yang maju dan dapat menjadi acuan fakultas sekolah lainnya.

    “Saya mohon dukungan dari semua pihak, agar SBM ITB senantiasa berkontribusi dan memberikan dampak yang berarti bagi masyarakat Indonesia dan dunia” tutup Utomo. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus