Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bisnis Perhotelan di Jabar Terpuruk

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_37988.jpg

    BANDUNG - Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel di Jawa Barat April 2020 mencapai 8,02 persen, turun 20,71 poin dibandingkan TPK Maret 2020 yang mencapai 28,73 persen.

    "TPK hotel bintang dan nonbintang keduanya mengalami penurunan," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar Dody Herlando, Selasa (1/6/2020).

    BPS mencatat TPK hotel bintang pada April 2020 sebesar 10,77 persen, turun 23,78 poin dibandingkan TPK Maret 2020 yang mencapai 34,55 persen. 

    TPK tertinggi menurut kelas hotel bintang tercatat pada hotel bintang 2 sebesar 14,16 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 4 sebesar 8,98 persen.

    TPK hotel nonbintang mencapai 5,13 persen, turun 12,76 poin dibandingkan Maret 2020 yang mencapai 17,89 persen. TPK tertinggi untuk hotel nonbintang terjadi pada hotel dengan kelompok kamar Lebih dari 40 sebesar 8,09 persen. Sedangkan TPK hotel nonbintang yang terendah sebesar 0,74 persen terjadi pada hotel dengan kelompok kamar dibawah 10 unit.

    Rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang April 2020 tercatat 1,94 hari dan di hotel nonbintang selama 1,33 hari. Tamu asing menginap di hotel bintang rata-rata selama 5,32 hari dan di hotel nonbintang selama 2,86 hari, sedangkan tamu asal Indonesia menginap rata-rata selama 1,86 hari di hotel bintang dan 1,32 hari di hotel nonbintang.

    "Sejak bulan lalu, untuk mengurangi penyebaran COVID-19, Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Kertajati ditutup sementara sehingga pada April 2020 tidak ada wisatawan mancanegara yang datang melalui bandara," tanbahnya.

    Warga negara asing yang masuk ke Jawa Barat April 2020 sebanyak 93 orang semuanya crew kapal, datang melalui Pelabuhan Muara Jati, jumlahnya turun 3,12 persen dibanding Maret 2020. Secara kumulatif Tahun 2020 jumlah wisman ke Jawa Barat tercatat 30.759 orang turun 47,79 persen dibandingkan periode yang sama Tahun 2019. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus