Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Intip Kesiapan AKB di Moda Transportasi Bersama Kang Emil

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_38015.jpg

    BANDUNG - Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal segera berlaku di sejumlah wilayah di Jawa Barat (Jabar). Sejumlah tempat publik termasuk moda transportasi harus bersiap menghadapi AKB ini.

    Untuk melihat kesiapan pemberlakuan AKB di Jabar, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau kesiapan protokol kesehatan menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sektor transportasi di Stasiun Bandung, Kota Bandung, Rabu (3/6/20).

    "Protokol dari PT KAI sudah sangat baik. Dari mulai di depan cek suhu pakai komputer. Kemudian pengecekan kedisiplinan surat-menyurat, dan lain-lain juga sudah dilakukan. Pembatasan kursi juga sudah sangat baik," katanya.

    Menurutnya, pengawasan lebih ketat akan diberlakukan untuk perjalanan dengan rute luar Jabar. Warga yang hendak masuk maupun keluar Jabar harus membawa surat keterangan bebas COVID-19 dengan melampirkan hasil rapid test maupun tes swab.
     
    "Tadi saya sampaikan bahwa yang lintas provinsi harus ada surat bebas COVID-19. Tapi kalau lokal, seperti tadi Cicalengka ke Cibatu, itu cukup pakai masker, karena berarti kita mengontrol zona AKB yang kita atur," imbuhnya. 

    Kang Emil pun mengimbau kepada warga Jabar yang berpergian menggunakan layanan kereta api untuk menyesuaikan diri dengan protokol kesehatan yang lebih ketat dan mengikuti semua peraturan. 

    "Tadi saya lihat masih ada yang curi-curi buka masker, masih ada yang duduk di zona harusnya dua orang, dia bertiga. Jadi butuh waktu untuk memberikan pemahaman. Tapi, kalau dari sisi aturan-aturan, saya kira sudah baik," katanya. 

    Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar akan melakukan pengetesan COVID-19 dengan Mobile COVID-19 Test di Stasiun Bandung. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah penularan COVID-19 dan mendeteksi keberadaan virus.

    Manager Humas PT KAI Daop II Bandung Noxy Citrea menambahkan PT KAI siap menjalankan kebijakan New Normal terutama mengatur jumlah penumpang maksimal yang bisa diangkut dalam perjalanan kereta api. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus