Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ditengah Pandemi, Perdagangan Luar Negeri Jabar Masih Surplus

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_38327.jpg

    BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) mencatat jika neraca perdagangan Jawa Barat Mei 2020 mengalami surplus dari sisi nilai sebesar USD 1,04 miliar yang ditunjang oleh surplus komoditi Non Migas sebesar USD 1,05 miliar sedangkan komoditi Migas defisit sebesar USD 8,80 juta.

    Dari sisi volume perdagangan luar negeri, pada bulan Mei 2020 terjadi surplus sebesar 41,93 ribu ton, yang disumbang oleh surplus komoditi Non Migas sebesar 364,71 ribu ton sedangkan volume komoditi Migas defisit sebesar 22,78 ribu ton. 

    Dilihat dari transaksi perdagangan Non Migas dengan 13 negara mitra dagang utama, pada periode Mei 2020, Jawa Barat mengalami defisit neraca perdagangan dengan Tiongkok dan Korea Selatan senilai USD 16,28 juta. Sedangkan perdagangan Non Migas dengan negara utama lainnya menunjukkan surplus.

    Nilai ekspor Jawa Barat Mei 2020 hanya mencapai USD 1,50 miliar atau menurun 16,57 persen dibanding April 2020. Sedangkan jika dibandingkan Mei 2019 turun 44,90 persen.

    Ekspor Non Migas Mei 2020 hanya mencapai USD 1,49 miliar, turun 17,03 persen dibanding April 2020. Sedangkan ekspor Migas naik sebesar 81,17 persen, menjadi USD 14,99 juta.

    Secara kumulatif, nilai ekspor Jawa Barat Januari-Mei 2020 mencapai USD 10,48 miliar atau menurun 15,59 persen dibanding periode yang sama tahun 2019, demikian juga  ekspor Non Migas mencapai USD 10,41 miliar atau menurun 15,54 persen.

    Penurunan ekspor Non Migas terbesar Mei 2020 terhadap April 2020 terjadi pada golongan Alas Kaki (-30,08 persen), diikuti oleh Plastik dan Barang dari Plastik (-25,30 persen) serta Mesin / Pesawat Mekanik (-25,27 persen).

    Menurut sektor, ekspor Non Migas hasil industri pengolahan Mei 2020 turun 45,18 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019, ekspor hasil pertanian turun 19,84 persen, serta ekspor hasil tambang dan lainnya turun 67,91 persen. 

    Ekspor Non Migas Mei 2020 terbesar adalah ke Amerika Serikat, yaitu USD 262,59 juta, disusul Jepang USD 166,82 juta, dan Tiongkok USD 139,86 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 38,24 persen. JO

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus